Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Kesehatan

Bukan Sekadar Sunah! Ini Alasan Medis Kurma Jadi ‘Superfood’ Wajib Ramadan 2026

Wamanews.id, 23 Februari 2026 – Memasuki pertengahan bulan Ramadan 1447 Hijriah di tahun 2026 ini, buah kurma semakin mudah dijumpai di setiap sudut pasar tradisional hingga pusat perbelanjaan modern di Sulawesi Selatan. Bagi umat Muslim, mengonsumsi kurma saat berbuka puasa adalah bagian dari menjalankan sunah Rasulullah SAW. Namun, tahukah Anda bahwa di balik tradisi ribuan tahun tersebut, tersimpan rahasia medis yang luar biasa bagi metabolisme tubuh?

Kurma bukan sekadar buah manis penghilang lapar. Secara ilmiah, buah ini dikategorikan sebagai superfoodkarena kemampuannya memberikan ledakan energi instan sekaligus menjaga stamina tetap stabil sepanjang hari. Mari kita bedah mengapa butiran cokelat manis ini begitu krusial bagi mereka yang menjalankan ibadah puasa.

Tantangan utama saat berpuasa adalah menurunnya kadar glukosa dalam darah yang seringkali membuat kita merasa lemas, pusing, dan sulit berkonsentrasi menjelang waktu berbuka. Di sinilah peran krusial kandungan gula alami dalam kurma.

Menurut Shehnaz Bashir, seorang ahli diet terdaftar yang berbasis di Britania Raya, tubuh manusia secara alami akan mencoba menghasilkan glukosa sebagai sumber energi utama setelah belasan jam tidak mendapat asupan makanan.

“Saat berbuka puasa, tubuh Anda membutuhkan glukosa dengan cepat. Kurma mengandung gula sederhana yang mudah diserap, sehingga kadar gula darah Anda bisa kembali normal dalam waktu singkat,” jelas Bashir.

Namun, kehebatan kurma tidak berhenti di situ. Selain gula sederhana (fruktosa dan glukosa), kurma juga kaya akan karbohidrat kompleks. Jika gula sederhana memberikan efek “instan”, karbohidrat kompleks bekerja secara perlahan melepaskan energi sepanjang hari. Hal ini menjadikan kurma sebagai menu sahur yang ideal agar tubuh tidak cepat “loyo” saat beraktivitas.

Salah satu masalah yang sering mengintai saat puasa adalah dehidrasi. Menariknya, kurma memiliki peran unik dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh. Buah ini kaya akan kalium, sebuah elektrolit penting yang berfungsi menarik cairan ke dalam sel-sel tubuh.

“Banyak orang berbuka puasa dengan kombinasi kurma dan air putih. Ini adalah kombinasi terbaik karena air memberikan cairan, sementara kalium dalam kurma memastikan cairan tersebut terdistribusi dengan baik ke seluruh sel tubuh,” tambah Shehnaz Bashir.

Tak hanya soal cairan, kurma juga merupakan sahabat baik bagi jantung Anda. Kandungan polifenol senyawa bioaktif alami dalam kurma terbukti efektif meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan membantu menurunkan kolesterol total. Dengan konsumsi rutin, risiko penyakit jantung koroner dapat ditekan secara signifikan.

Di era di mana banyak orang mulai membatasi gula rafinasi (gula pasir), kurma muncul sebagai alternatif pemanis alami yang paling sehat. Karena tidak melalui proses pengolahan pabrik, gula dalam kurma bersifat utuh bersama seratnya.

Dalam industri makanan sehat tahun 2026, banyak produk yang kini menggunakan pasta kurma sebagai pengganti gula. Menariknya, label informasi nutrisi pada produk tersebut akan tetap mencantumkan “0 gram gula tambahan”. Ini menegaskan bahwa rasa manis kurma adalah anugerah alami yang tidak memicu lonjakan insulin yang berbahaya layaknya gula olahan.

Ringkasan Nutrisi Kurma untuk Tubuh

KandunganManfaat bagi Orang Berpuasa
Gula AlamiMengembalikan energi instan saat berbuka.
Serat TinggiMelancarkan pencernaan dan memberi rasa kenyang lebih lama.
Kalium (Potasium)Menjaga keseimbangan elektrolit dan mencegah dehidrasi.
PolifenolMelindungi jantung dan pembuluh darah.
Karbohidrat KompleksCadangan energi yang stabil selama sahur.

Bulan Ramadan bukan hanya momen pembersihan spiritual, tetapi juga waktu yang tepat untuk mengatur ulang pola makan kita menjadi lebih sehat. Memilih kurma sebagai hidangan utama saat berbuka dan sahur adalah langkah cerdas yang menggabungkan kepatuhan pada nilai religi dengan kesadaran akan kesehatan medis.

Dengan kandungan gizinya yang lengkap, kurma membantu tubuh bertransisi dari keadaan puasa ke keadaan aktif tanpa kejutan metabolisme yang berarti. Jadi, pastikan selalu ada persediaan kurma di meja makan Anda selama Ramadan 2026 ini. 

Penulis

Related Articles

Back to top button