Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Pendidikan

Beasiswa LPDP 2026 Tahap 2 Resmi Dibuka! Aturan Sertifikat Bahasa Direlaksasi, Cek Syarat Baru dan Jadwalnya

Wamanews.id, 30 Juni 2026 – Peluang emas untuk melanjutkan studi ke jenjang pascasarjana melalui pendanaan penuh kembali hadir. Kementerian Keuangan Republik Indonesia resmi membuka pendaftaran Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Tahun 2026 Tahap 2 mulai hari ini, Selasa (30/6/2026). Proses pendaftaran daring ini akan berlangsung selama satu bulan penuh hingga akhir Juli mendatang, memberikan kesempatan bagi para sarjana dan magister di seluruh Indonesia untuk mempersiapkan dokumen terbaik mereka.

Berbeda dengan tahapan-tahapan pada tahun sebelumnya, seleksi LPDP 2026 Tahap 2 ini membawa angin segar berupa perubahan kebijakan yang signifikan. Pemerintah memutuskan untuk merelaksasi syarat kemampuan bahasa Inggris demi memangkas dinding penghalang (barrier to entry) yang selama ini kerap mengganjal langkah para pemburu beasiswa, terutama mereka yang terkendala masalah finansial untuk mengikuti tes bahasa berskala internasional.

Mengutip penuturan Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso, salah satu poin kelonggaran utama diberikan kepada pelamar program luar negeri yang telah mengantongi surat penerimaan tanpa syarat atau Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari perguruan tinggi tujuan. Pendaftar dalam kategori ini kini tidak perlu lagi melampirkan sertifikat bahasa Inggris.

“Kami merasa secara umum, kalau anak sudah mendapatkan LoA, terutama di luar negeri, berarti mereka sudah melewati saringan bahasa, sehingga kita relakskan aturan bahasa,” ungkap Dwi Larso, dilansir dari Kompas.com.

Kebijakan relaksasi ini diambil bukan tanpa alasan mendasar. Pihak manajemen LPDP menyadari betul bahwa rata-rata biaya untuk melakukan satu kali tes kemampuan bahasa Inggris populer tergolong mahal bagi kantong masyarakat awam, yakni berkisar antara Rp700.000 hingga Rp1.500.000. Berkaca pada data tahun 2025, dari total 78.994 pendaftar nasional, kuota kelolosan akhir hanya mencapai 4.925 orang, yang menandakan ketatnya persaingan dan tingginya kerugian ekonomi pelamar yang gugur di urusan administrasi bahasa.

Sebagai solusi efisiensi, LPDP kini resmi menjalin kemitraan strategis dengan 35 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang tersebar merata di seluruh wilayah Indonesia. Melalui kerja sama ini, skor tes bahasa lokal yang dikeluarkan oleh pusat bahasa 35 kampus tersebut sah dan legal untuk digunakan mendaftar pada Batch 2 ini.

“Jadi ini ongkosnya sangat murah dan yang penting lagi, universitasnya bisa dijangkau. Hampir di seluruh Indonesia ya, perguruan tinggi negeri yang merata. Tidak mesti harus ke Jakarta atau ke kota besar yang tentunya memakan ongkos transportasi sangat besar,” imbuh Dwi.

Tabel: Standar Minimal Skor Bahasa Inggris LPDP 2026 Tahap 2

Jenjang & Lokasi StudiStandar Minimal Jenis Sertifikasi Kompetensi Bahasa
Magister (S2) Dalam NegeriTOEFL ITP: 500 | TOEFL iBT: 61 | PTE Academic: 50 | IELTS: 6,0
Magister (S2) Luar NegeriTOEFL iBT: 80 | PTE Academic: 58 | IELTS: 6,5 | Duolingo: 95 | TOEP: 500
Doktor (S3) Dalam NegeriTOEFL ITP: 530 | TOEFL iBT: 70 | PTE Academic: 50 | IELTS: 6,0
Doktor (S3) Luar NegeriTOEFL iBT: 94 | PTE Academic: 65 | IELTS: 7,0 | Duolingo: 95 | TOEP: 500

Bagi calon pendaftar, proses registrasi harus dilakukan secara mandiri melalui tautan portal resmi di laman beasiswalpdp.kemenkeu.go.id. Langkah awal dimulai dengan membuat akun baru menggunakan data valid seperti NIK KTP, alamat email aktif, nomor handphone, serta mengunggah pasfoto formal berukuran 4×6 dengan kapasitas dokumen maksimal 512 KB.

Setelah melakukan verifikasi via email, pelamar diwajibkan memperbarui data diri dan keluarga, menentukan jalur beasiswa yang dituju, memilih universitas, serta mengisi portofolio rekam jejak akademik/kerja (riwayat organisasi, prestasi, riset, publikasi ilmiah jika ada). Proses diakhiri dengan mengunggah berkas persyaratan terintegrasi, menyetujui Surat Pernyataan Elektronik, dan melakukan submit formulir.

Pihak LPDP mengingatkan para pelamar untuk memperhatikan lini masa krusial pendaftaran ini. Periode registrasi daring dibuka mulai 30 Juni hingga 31 Juli 2026. 

Tahapan dilanjutkan dengan Seleksi Administrasi pada Agustus, Seleksi Bakat Skolastik (khusus pelamar Non-LoA) pada September, dan Seleksi Substansi/Wawancara pada Oktober. Pengumuman kelulusan akhir akan diterbitkan pada November 2026, dengan jadwal mulai perkuliahan paling cepat pada awal tahun anggaran 2027 (Januari/Februari).

Penulis

Related Articles

Back to top button