Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

SulSel

Beautiful Malino 2026 Dipastikan Tetap Digelar November Mendatang

Wamanews.id, 3 November 2026 – Festival pariwisata tahunan Beautiful Malino 2026 dipastikan tetap berlanjut di bawah pemerintahan Bupati Gowa Darmawangsyah Muin. Event yang masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata itu dijadwalkan digelar pada November bulan ini.

Kepastian tersebut disampaikan langsung Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa, Ary Mahdin. Ia mengonfirmasi pelaksanaan event ikonik di Hutan Pinus Malino tersebut masih akan dilaksanakan tahun ini.

“Insya Allah dilaksanakan bulan November,” ujar Ary saat dikonfirmasi, Minggu (1/11/2026).Namun, Ary menyebut tanggal pasti penyelenggaraan masih dalam tahap pembahasan final oleh panitia. “Tanggalnya menyusul,” katanya.

Sebelumnya, Beautiful Malino 2026 dijadwalkan berlangsung pada 16–18 Juli 2026 di kawasan Hutan Pinus Malino, Kecamatan Tinggimoncong. Jadwal tersebut resmi ditunda Pemkab Gowa hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Penundaan itu tertuang dalam surat pemberitahuan resmi Sekretaris Kabupaten Gowa Nomor 500.13.2.5/974/Disparbud tertanggal 7 Juli 2026. Alasan utama penundaan adalah pengerjaan perbaikan infrastruktur jalan poros menuju Malino yang masih berlangsung demi keamanan dan kenyamanan pengunjung.

Sempat muncul wacana di DPRD Gowa agar event tersebut ditunda hingga tahun depan karena dinilai riskan digelar di sisa tahun 2026. Wakil Ketua I DPRD Gowa, Hasrul Abdul Rajab bahkan mengusulkan agar Beautiful Malino kembali digelar tahun depan saja.

Namun, Plt Bupati Gowa saat itu yang kini telah resmi dilantik sebagai Bupati definitif, Darmawangsyah Muin, menegaskan komitmennya untuk tetap melanjutkan event tersebut. Darmawangsyah resmi dilantik oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman di Makassar pada Rabu (28/10/2026) menggantikan Husniah Talenrang.

Bupati Darmawangsyah Muin menyatakan Beautiful Malino adalah ikon pariwisata Gowa yang tidak boleh berhenti. Festival ini pertama kali digelar pada Juli 2017 di era Bupati Adnan Purichta Ichsan, kemudian berlanjut di era Husniah Talenrang dengan durasi lima hari pada 9–13 Juli 2025 yang mencatat 115 ribu kunjungan.

Dengan dilanjutkannya Beautiful Malino di era kepemimpinannya, Pemkab Gowa berharap perhelatan budaya yang mengusung tema Colours of Culture tersebut mampu mendongkrak kembali ekonomi warga, pelaku UMKM, serta sektor perhotelan di kawasan dataran tinggi Malino.

Penulis

Related Articles

Back to top button