Kualitas Udara di 8 Wilayah Sulsel Masuk Kategori Tidak Sehat, BMKG Imbau Warga Pakai Masker

Wamanews.id, 10 Oktober 2026 – Masyarakat Sulawesi Selatan diminta waspada terhadap memburuknya kualitas udara hari ini, Minggu (11/10/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat delapan wilayah di Sulsel masuk kategori tidak sehat.
Delapan wilayah tersebut berada di zona kuning berdasarkan indeks kualitas udara. Kondisi ini mengharuskan warga untuk memperketat penggunaan masker saat beraktivitas di luar rumah.
Adapun delapan wilayah yang masuk zona tidak sehat yakni Kota Makassar, Kabupaten Maros, Gowa, Soppeng, Bone, Bantaeng, Bulukumba, dan Sinjai.
BMKG menjelaskan, memburuknya kualitas udara dipicu oleh melonjaknya konsentrasi partikulat halus PM2.5 di udara. Partikel ini sangat berbahaya jika terhirup dalam jangka panjang.
Kondisi tersebut diperparah oleh maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah titik. Asap hasil karhutla terbawa angin dan menyelimuti langit pemukiman warga.
Di sisi lain, BMKG mencatat masih ada 16 wilayah di Sulsel yang berada dalam kondisi lebih baik. Wilayah tersebut masuk dalam zona biru atau kategori sedang, sehingga relatif lebih aman.
Meski demikian, warga yang berada di zona kuning diminta untuk tidak abai. BMKG mengimbau agar masyarakat membatasi aktivitas di luar ruangan, terutama pada pagi dan sore hari.
Pasalnya, tingginya polusi udara dapat memicu berbagai gangguan kesehatan. Risiko yang paling diwaspadai adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) hingga influenza.
Selain menggunakan masker, masyarakat juga diimbau untuk menjaga daya tahan tubuh dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala sesak atau batuk berkepanjangan.
Hingga berita ini diturunkan, BMKG terus melakukan pemantauan kualitas udara secara berkala di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.







