Jembatan Padduppa-Timoro Jadi Usulan Utama Warga Saat Reses Ketua DPRD Wajo di Wiringpalennae

Wamanews.id, 30 Oktober 2026 – Pembangunan jembatan penghubung Padduppa-Timoro menjadi aspirasi prioritas warga dalam kegiatan Reses Ketua DPRD Kabupaten Wajo, Firmansyah Perkesi, di Timoro, Kelurahan Wiringpalennae, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan reses masa persidangan I Tahun Sidang 2026/2027 tersebut dihadiri puluhan warga. Dalam pertemuan itu, warga secara langsung menyampaikan kebutuhan pembangunan infrastruktur yang selama ini dirasakan mendesak.
Aspirasi utama yang mengemuka adalah perbaikan jembatan Padduppa-Timoro. Warga berharap jembatan gantung yang saat ini masih digunakan dapat segera diganti dengan konstruksi jembatan beton yang lebih kokoh dan permanen.
Menurut warga, keberadaan jembatan beton sangat penting karena bisa dilalui kendaraan roda empat. Selama ini akses warga terbatas dan hanya bisa menggunakan jembatan gantung.
Warga menilai jembatan tersebut memiliki peran vital untuk memperlancar mobilitas warga, mempermudah akses transportasi antar wilayah, serta mendorong peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat sehari-hari.
Selain jembatan Padduppa-Timoro, warga juga mengusulkan pembangunan dan perbaikan jembatan di wilayah Tonronge. Sejumlah infrastruktur lain juga menjadi perhatian warga.
Usulan lain meliputi perbaikan jalan lingkungan, pengadaan dan perbaikan lampu jalan yang mati, peningkatan jalan tani, hingga pembenahan sistem drainase yang dinilai belum optimal.
Warga juga menyampaikan kebutuhan terkait perbaikan saluran irigasi untuk pertanian, pembangunan jalan setapak, serta bantuan peralatan pertukangan untuk mendukung mata pencaharian.
Menanggapi seluruh aspirasi tersebut, Firmansyah Perkesi menegaskan semua masukan telah dicatat. Ia berkomitmen akan membawa aspirasi itu untuk diperjuangkan di DPRD Kabupaten Wajo.
Anggota DPRD Wajo dua periode ini menjelaskan, reses merupakan wadah bagi anggota DPRD untuk turun langsung menemui konstituen, mendengarkan persoalan, sekaligus menyerap kebutuhan riil yang perlu mendapat perhatian pemerintah daerah.
Ia menambahkan, semua usulan akan diperjuangkan secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah, agar pembangunan bisa berjalan merata dan tepat sasaran.







