Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Internasional

Kabut Asap Karhutla Indonesia Selimuti Malaysia, Sekolah dan Kampus Kuliah Daring

Wamanews.id, 13 Oktober 2026 – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Indonesia berdampak hingga ke negara tetangga. Warga di Malaysia dan Singapura kini mulai merasakan dampak kabut asap.

Kondisi tersebut diungkapkan langsung oleh Ketua Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Malaysia, Luticia Pitna. Hal ini ia sampaikan dalam program Sapa Indonesia Malam di KompasTV, Senin (12/10/2026), seperti yang dilansir dari KompasTV.

Luticia menjelaskan, kualitas udara di Malaysia sempat membaik sekitar dua pekan lalu. Namun, kondisinya kini kembali memburuk dan masuk kategori tidak sehat.

“Saya juga ngerasain banget sampai tenggorokan sakit. Benar-benar kabut di mana-mana, asap di mana-mana, dan warga pakai masker semua,” ungkap Luticia yang dilansir dari KompasTV.

Ia mengaku banyak pelajar Indonesia di Malaysia yang mempertanyakan kondisi kabut asap yang tak kunjung membaik. Keluhan itu juga ia sampaikan saat bertemu dengan pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).

“Saya tiap kali ketemu sama mungkin dari KBRI atau segala macam juga saya curhat, ini gimana. Terus habis itu teman-teman juga suka bilang ‘Aduh, jerebu, jerebu,'” tuturnya.

Dampak kesehatan pun mulai dirasakan warga. Luticia menyebut banyak warga Malaysia mengalami sakit tenggorokan dan gangguan pernapasan. Mahasiswa juga mengeluhkan mata perih dan batuk.

Imbas dari memburuknya kualitas udara, pemerintah Malaysia mengambil kebijakan untuk meliburkan aktivitas tatap muka di sekolah.

Menurut Luticia, sekitar tanggal 9 hingga 10 Oktober 2026, pemerintah dan kerajaan Malaysia memerintahkan seluruh kegiatan belajar di sekolah hingga kuliah dilakukan secara online.

“Jadi, makanya sekarang kuliah, sekolah, itu semua di-online-kan karena udah enggak sehat banget untuk kondisi sekarang efek dari karhutla ini di Malaysia,” jelasnya.

Di sisi lain, terkait penanganan karhutla, Menteri LH Jumhur menanggapi tawaran bantuan dari Malaysia. Ia mengatakan tawaran tersebut masih dalam tahap diskusi.

Penulis

Related Articles

Back to top button