Sulsel Peduli Bencana: Gubernur dan Forkopimda Kirim 30 Ton Bantuan Gempa ke NTT

Wamanews.id, 19 Agustus 2026 – Bentuk kepedulian dan solidaritas antardaerah ditunjukkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Pemprov Sulsel resmi memberangkatkan sedikitnya 30 ton bantuan logistik kemanusiaan beserta ratusan kilogram obat-obatan bagi warga masyarakat terdampak musibah gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pengiriman bantuan kemanusiaan tersebut dilepas secara langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dari Pangkalan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, pada Selasa (18/8/2026). Seluruh bantuan diangkut menggunakan armada pesawat pesawat udara tipe Hercules milik TNI Angkatan Udara.
Gubernur Andi Sudirman menyampaikan bahwa penggalangan bantuan ini merupakan hasil sinergi cepat dan inisiasi bersama seluruh jajaran elemen Forkopimda serta dunia usaha di Sulawesi Selatan.
“Alhamdulillah, terkumpul kurang lebih 30 ton bahan logistik dan ratusan kilogram obat-obatan untuk Saudara-saudara kita di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang diterpa musibah gempa bumi beberapa waktu lalu,” ungkap Andi Sudirman di sela-sela pelepasan bantuan di Lanud Sultan Hasanuddin.
Orang nomor satu di Sulsel tersebut memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap jajaran yang terlibat aktif dalam mengumpulkan donasi kemanusiaan ini. Pihak-pihak yang terlibat mencakup Kodam XIV/Hasanuddin, Polda Sulsel, Kejaksaan Tinggi Sulsel, PT Angkasa Pura, Kodaeral VI, Kodau II, Divif 3 Kostrad, Binda Sulsel, Lanud Sultan Hasanuddin, serta dukungan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) berbagai korporasi.
Andi Sudirman secara khusus menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI AU yang telah memfasilitasi moda transportasi udara sehingga proses pengiriman bantuan dapat berlangsung tanggap dan cepat.
Proses pengumpulan bantuan kemanusiaan dipastikan masih terus dibuka dan berjalan. Bantuan yang menyusul akan didistribusikan secara bergelombang dan bertahap sesuai kebutuhan mendesak masyarakat di area bencana.
Terkait mekanisme penyaluran di lapangan, pesawat Hercules TNI AU akan mengarahkan penerbangan menuju dua titik logistik utama, yakni Bandara di Labuan Bajo dan Maumere. Pemilihan dua simpul lokasi ini dinilai paling strategis untuk mempermudah distribusi darat maupun laut menuju wilayah-wilayah yang paling terdampak gempa di NTT.
“Semoga bantuan ini menjadi bukti nyata solidaritas sesama anak bangsa, dapat meringankan beban saudara-saudara kita, serta mempercepat proses pemulihan pascabencana di NTT,” imbuh Gubernur.
Tidak hanya sekadar menyalurkan bahan makanan dan obat-obatan, Pemprov Sulsel sebelumnya juga telah mengalokasikan dan menyalurkan bantuan keuangan tanggap bencana sebesar Rp 500 juta yang ditransfer langsung ke Pemprov NTT.
Selain itu, Pemprov Sulsel menerjunkan personel dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel beserta tim tenaga kesehatan (nakes) ke titik-titik bencana guna membantu evakuasi dan pelayanan medis warga. “Kami menyalurkan bantuan keuangan tanggap darurat sebesar Rp 500 juta untuk Provinsi NTT. Kami juga mengirimkan personel BPBD dan tim kesehatan untuk bergerak mendampingi para korban,” jelas Andi Sudirman.
Di akhir keterangannya, Gubernur Andi Sudirman mengajak seluruh lapisan masyarakat Sulawesi Selatan untuk memanjatkan doa bersama agar warga Nusa Tenggara Timur senantiasa diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi masa-masa sulit pascabencana.
“Atas nama Pemerintah Provinsi dan seluruh masyarakat Sulawesi Selatan, kami menyampaikan rasa duka cita yang mendalam. Semoga saudara-saudara kita yang terdampak diberikan kekuatan, kesabaran, serta perlindungan Tuhan Yang Maha Kuasa,” pungkasnya.







