Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Wajo

Layanan Cepat! PDAM Wajo Buka Hotline Pengaduan via WhatsApp, Catat Nomornya 

Wamanews.id, 20 Januari 2026 – Memasuki awal tahun 2026, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Danau Tempe atau yang lebih dikenal sebagai PDAM Wajo, terus melakukan terobosan dalam meningkatkan kualitas layanan pelanggan. Menyadari pentingnya respons cepat terhadap kendala distribusi air bersih, pihak manajemen kini resmi membuka kanal pengaduan melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp.

Langkah ini diambil sebagai bentuk adaptasi terhadap era digital sekaligus memangkas birokrasi pelaporan yang selama ini dinilai memakan waktu. Dengan adanya layanan berbasis digital ini, diharapkan masyarakat di Kabupaten Wajo dapat lebih mudah menyampaikan keluhan tanpa harus datang langsung ke kantor pusat.

Direktur PDAM Wajo, Andi Gusti Makkarodda, menegaskan bahwa penyediaan nomor WhatsApp khusus ini bukan sekadar mengikuti tren, melainkan sarana komunikasi vital antara pemerintah daerah dan masyarakat selaku pengguna jasa. Menurutnya, aksesibilitas informasi adalah kunci dari pelayanan publik yang prima.

“Betul, pelanggan atau pengguna jasa kini dapat menyampaikan keluhan mereka secara langsung lewat nomor WhatsApp resmi kami di 08114412412. Kami ingin memastikan tidak ada jarak antara keluhan pelanggan dan tindakan kami di lapangan,” ujar Andi Gusti Makkarodda saat memberikan keterangan pers pada Selasa (20/1/2026).

Layanan ini dirancang untuk menampung berbagai macam masalah, mulai dari air yang tidak mengalir, kebocoran pipa distribusi, meteran yang rusak, hingga kualitas air yang kurang jernih. Pelanggan cukup mengirimkan pesan singkat beserta identitas pelanggan dan lokasi kejadian untuk segera diverifikasi oleh admin.

Lebih jauh, Andi Gusti menjelaskan bahwa peluncuran hotline ini memiliki tujuan yang lebih besar daripada sekadar tempat menampung protes. Strategi ini merupakan bagian dari upaya membangun citra positif pelayanan publik yang modern dan transparan di “Bumi Lamaddukkelleng”.

“Artinya, ketika pelanggan menyampaikan keluhan terhadap masalah yang dialami, pihak penyedia atau perusahaan dituntut untuk meningkatkan efisiensi kerja. Layanan digital saat ini terbukti lebih efektif guna mempercepat kinerja tim teknis yang ada di lapangan,” tuturnya.

Dengan adanya data pengaduan yang masuk secara digital, manajemen PDAM Wajo dapat melakukan pemetaan wilayah mana saja yang sering mengalami gangguan. Hal ini memungkinkan tim teknis untuk melakukan langkah antisipasi atau perawatan preventif sebelum masalah meluas.

Penerapan teknologi dalam sektor pelayanan dasar seperti air bersih diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Wajo. Andi Gusti Makkarodda berkomitmen bahwa setiap pesan yang masuk akan diproses secara profesional dan terukur.

“Kita ingin masyarakat Wajo merasa benar-benar dilayani dan diperhatikan atas apa yang menjadi masalah mereka. Tentu komitmen kami untuk terus berbenah dan memajukan sektor PDAM di daerah ini menjadi harga mati,” tandasnya.

Andi Gusti juga menambahkan bahwa transformasi menuju layanan digital ini akan terus dievaluasi. Ke depannya, PDAM Wajo berencana untuk mengintegrasikan layanan pengaduan ini dengan sistem pelacakan real-time, sehingga pelanggan bisa memantau sejauh mana laporan mereka telah ditangani oleh petugas.

Tips Melapor via WhatsApp PDAM Wajo

Agar laporan cepat diproses, para pelanggan disarankan untuk mengikuti format pelaporan yang jelas saat mengirim pesan ke nomor 08114412412. Berikut adalah beberapa poin yang sebaiknya dicantumkan:

  1. Nama Lengkap: Sesuai dengan nama yang terdaftar di rekening air.
  2. Nomor Sambungan/ID Pelanggan: Untuk mempermudah verifikasi alamat.
  3. Alamat Lengkap: Sertakan patokan lokasi jika perlu, guna membantu petugas lapangan.
  4. Jenis Keluhan: Jelaskan secara singkat masalah yang dialami (misal: pipa pecah atau air macet).
  5. Foto/Video: Sangat disarankan untuk menyertakan bukti visual agar tim teknis dapat membawa peralatan yang sesuai.

Melalui kemudahan ini, Perumda Tirta Danau Tempe mengajak seluruh warga Wajo untuk proaktif dalam menjaga fasilitas air bersih. Kesadaran masyarakat untuk segera melaporkan adanya kebocoran atau gangguan akan sangat membantu menekan angka kehilangan air (non-revenue water) dan memastikan distribusi air tetap lancar ke seluruh pelosok kabupaten. 

Penulis

Related Articles

Back to top button