Marak Kasus Perceraian Selebriti, Konsultasi Pranikah Meningkat Tajam Sebagai Pencegah Konflik Rumah Tangga

Wamanews.id, 31 Oktober 2025 – Fenomena perceraian di kalangan selebriti tanah air belakangan ini kian marak, dan dampaknya ternyata meluas hingga ke masyarakat umum. Banyak komentar di media sosial menunjukkan kekhawatiran dan ketakutan netizen untuk melangkah ke jenjang pernikahan.
Namun, di tengah kekhawatiran tersebut, muncul sebuah tren positif: semakin banyak pasangan yang memilih untuk melakukan konsultasi pranikah sebagai upaya pencegahan dini. Hal ini diungkap oleh dr. Dono Baswardono, seorang psikolog, konsultan, serta ahli dalam bidang analisis grafologi, psikoanalisis, marriage and family therapy, dan seksologi, dalam unggahannya di Threads.
“Belakangan ini makin banyak pasangan konseling pranikah. Mereka sadar pentingnya konsultasi untuk membangun perkawinan mereka kelak,” ungkap dr. Dono, dikutip Jumat (31/10/2025). Peningkatan ini mengindikasikan bahwa pasangan muda kini lebih proaktif dalam mempersiapkan diri menghadapi kompleksitas kehidupan berumah tangga. Mereka tidak lagi hanya berfokus pada hari pernikahan, tetapi juga pada fondasi perkawinan yang kuat dan berkelanjutan.
Fenomena perceraian, baik di kalangan figur publik maupun di lingkungan sekitar, telah membuka mata banyak orang bahwa cinta saja tidak cukup. Dibutuhkan kesepahaman, komunikasi, dan perencanaan yang matang untuk menjaga keutuhan rumah tangga. Konsultasi pranikah menawarkan ruang aman bagi pasangan untuk membahas isu-isu krusial sebelum janji suci diucapkan.
dr. Dono Baswardono memberikan beberapa tips penting bagi pasangan yang berniat menjalin hubungan serius untuk membicarakan hal-hal fundamental sebelum menikah:
- Gaya Parenting: Pembahasan tentang bagaimana mereka akan mengasuh anak kelak adalah kunci. Ini tidak hanya membangun kesepahaman, tetapi juga mempersiapkan mental sebagai orang tua dan menjadi pondasi pengasuhan.
- Peran Masing-masing Pasangan dan Gender: Pasangan perlu mengetahui apa saja yang menjadi peran dan kewajiban seorang istri dan suami dalam rumah tangga, serta pentingnya membahas “waktu berkualitas” untuk menjaga komunikasi.
- Hubungan dengan Keluarga Pasangan: Menikah berarti menerima keluarga masing-masing. Penting untuk tahu cara menghadapi dan berinteraksi dengan keluarga pasangan.
- Manajemen Keuangan: Ekonomi adalah salah satu permasalahan kompleks yang sering dihadapi. Pasangan harus memahami betul kondisi finansial dan bagaimana mengelola keuangan rumah tangga.
- Batasan dengan Mantan Kekasih: Pasangan harus membuat batasan yang jelas tentang bagaimana berinteraksi dengan mantan kekasih untuk menghindari kesalahpahaman atau konflik.
- Cara Menghadapi Konflik: Setiap rumah tangga pasti akan menghadapi konflik. Membicarakan cara masing-masing dalam menghadapi konflik akan membantu membangun strategi penyelesaian masalah yang sehat.
- Tujuan Jangka Panjang: Pernikahan adalah tujuan seumur hidup. Pasangan harus sudah mengetahui tujuan-tujuan jangka panjang seperti dana pensiun, gaya hidup, hingga cara travelingbersama.
Dengan membicarakan hal-hal ini secara terbuka dan jujur dalam sesi konsultasi pranikah, pasangan dapat membangun pemahaman yang lebih dalam tentang satu sama lain, mengidentifikasi potensi konflik, dan mencari solusi bersama sebelum masalah tersebut benar-benar muncul. Ini adalah investasi penting demi kelangsungan dan kebahagiaan rumah tangga.






