Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Wajo

DPRD Wajo Soroti Pembangunan Dapur Program BGN, Tuntut Transparansi dan Pengawasan Ketat

Wamanews.id, 23 Agustus 2025 – Pelaksanaan program strategis nasional, Makan Bergizi Nasional (BGN), di Kabupaten Wajo kini menjadi sorotan tajam. Anggota Komisi IV DPRD Wajo, Andi Syariful Aklam, angkat bicara dan menegaskan bahwa program ini tidak boleh hanya berhenti pada tahap seremonial belaka. Ia mendesak agar seluruh realisasinya di lapangan diawasi dengan ketat demi memastikan manfaatnya sampai kepada sasaran utama, yaitu peserta didik.

Program BGN sendiri memiliki tujuan yang sangat mulia dan fundamental: meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan anak-anak sekolah. Dengan gizi yang memadai, diharapkan kualitas pendidikan juga akan ikut meningkat, menciptakan generasi penerus yang lebih cerdas dan tangguh. 

Namun, Andi Aklam mengingatkan bahwa tujuan luhur ini bisa saja tercoreng jika pengawasannya lemah, terutama pada tahap pembangunan sarana penunjang seperti dapur sekolah.

Kekhawatiran Aklam muncul setelah ia menerima laporan dari masyarakat. “Saya mendapat laporan dari masyarakat bahwa jumlah dapur yang dibangun diduga melebihi kuota yang tersedia. Jika benar, ini berpotensi menimbulkan masalah dan merugikan pihak tertentu,” ungkap Andi Aklam, Jumat (22/8/2025).

Menurutnya, pembangunan dapur sekolah harus dilakukan dengan transparan, tertib, dan bebas dari konflik kepentingan. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas semua pihak yang terlibat agar tidak ada penyalahgunaan wewenang atau kepentingan kelompok tertentu yang menumpang di balik program ini. 

Sebagai wakil rakyat, Aklam dan Komisi IV DPRD Wajo tidak ingin melihat ada praktik yang menyimpang dari aturan dan justru mencederai tujuan utama program sebesar ini. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pembangunan dan pengelolaan program BGN harus diawasi dengan sangat ketat. 

Tanpa pengawasan yang kuat, sebuah program strategis nasional bisa kehilangan “ruhnya” dan manfaatnya tidak akan dirasakan secara maksimal. Ini adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya bagi pemerintah daerah, tetapi juga bagi seluruh elemen masyarakat.

Sebagai bentuk nyata dari kontrol sosial, Andi Aklam juga mengajak seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Wajo untuk ikut aktif mengawasi pelaksanaan program BGN. Menurutnya, keterlibatan publik adalah kunci agar program dapat benar-benar tepat sasaran dan terhindar dari potensi penyimpangan. Partisipasi aktif dari masyarakat dapat menjadi mata dan telinga tambahan bagi pihak pengawas, memastikan setiap tahapan program berjalan sesuai koridor.

“Anak-anak kita adalah penerus bangsa. Jangan biarkan program sebesar ini kehilangan ruhnya hanya karena lemahnya pengawasan. Kami di Komisi IV DPRD Wajo akan terus mengawal agar manfaatnya dirasakan langsung oleh generasi muda Wajo,” pungkasnya. 

Pernyataan ini menegaskan komitmen DPRD Wajo untuk memastikan setiap rupiah anggaran yang dialokasikan benar-benar memberikan dampak positif bagi masa depan anak-anak di daerah mereka.

Penulis

Related Articles

Back to top button