Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Wajo

Berani Berubah! Bupati Wajo Usulkan Penghapusan Retribusi Olahraga Demi Kesehatan Warganya

Wamanews.id, 13 Juni 2025 – Pemerintah Kabupaten Wajo kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan publik. Kali ini, Bupati Wajo, H. Andi Rosman, melontarkan gagasan berani dengan mengusulkan penghapusan retribusi untuk penggunaan fasilitas olahraga milik pemerintah daerah. 

Menurutnya, kebijakan ini penting untuk mendorong gaya hidup sehat di tengah masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati saat memimpin Rapat Rekonsiliasi Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati, Kamis (12/6/2025). Dalam forum penting tersebut, Andi Rosman menegaskan bahwa pelayanan publik harus terus diperbaiki tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga dari sikap dan empati petugas yang berhadapan langsung dengan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Andi Rosman menyoroti pentingnya pendekatan humanis, terutama pada layanan yang menyentuh langsung kondisi emosional masyarakat, seperti di sektor kesehatan.

“Pasien datang dalam kondisi tidak sehat. Mereka tentu membawa beban fisik maupun mental. Sudah seharusnya kita menyambut mereka dengan senyum, ketulusan, dan pelayanan yang ramah. Ini bagian dari upaya mempercepat pemulihan mereka,” ujar Bupati.

Menurutnya, pelayanan publik yang baik bukan hanya soal kecepatan dan akurasi data, tetapi juga soal rasa nyaman yang dirasakan masyarakat ketika berinteraksi dengan petugas.

Dalam forum yang sama, Bupati juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Wajo untuk rutin mengevaluasi sistem retribusi daerah. Ia menegaskan bahwa penerapan retribusi harus adil, efektif, dan tidak memberatkan masyarakat.

“Setiap retribusi yang diterapkan harus dievaluasi secara berkala. Jika memang ada ketentuan yang sudah tidak relevan atau justru membebani masyarakat, maka harus segera diperbaiki. Intinya adalah bagaimana meningkatkan PAD tanpa menambah beban bagi warga,” tegasnya.

Langkah ini menunjukkan keberpihakan pemerintah daerah terhadap kondisi ekonomi masyarakat sekaligus upaya menjaga stabilitas penerimaan daerah secara berimbang.

Salah satu langkah konkret yang diusulkan Bupati dalam rapat tersebut adalah penghapusan retribusi penggunaan fasilitas olahraga milik pemerintah daerah. Andi Rosman menilai bahwa akses gratis ke fasilitas olahraga akan membawa dampak positif, baik bagi kesehatan fisik masyarakat maupun dalam membangun budaya hidup sehat.

“Lapangan, gedung olahraga, dan fasilitas publik lainnya sebaiknya dibuka secara gratis untuk masyarakat. Ini bukan hanya soal olahraga, tetapi investasi jangka panjang untuk kesehatan warga dan mengurangi beban biaya kesehatan di masa depan,” jelasnya.

Menurutnya, dengan fasilitas olahraga yang mudah diakses tanpa biaya, partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga akan meningkat. Hal ini diyakini dapat menekan angka penyakit tidak menular yang selama ini menjadi beban layanan kesehatan.

Bupati Wajo juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Wajo berkomitmen menjaga kualitas layanan publik yang transparan, efektif, dan berpihak pada kebutuhan riil masyarakat. Seluruh perangkat daerah diminta untuk selalu peka terhadap kebutuhan warga serta melakukan pembenahan secara berkelanjutan.

“Fokus utama kita tetap pada pelayanan terbaik. Masyarakat harus merasa dilayani dengan baik, transparan, dan adil. Segala kebijakan yang kita ambil harus berdampak langsung pada kesejahteraan mereka,” pungkasnya.

Kebijakan penghapusan retribusi olahraga yang diusulkan Bupati Wajo ini pun mendapat sambutan positif dari banyak kalangan masyarakat. Beberapa warga mengaku sangat mendukung langkah ini karena selama ini masih ada yang kesulitan mengakses fasilitas olahraga akibat keterbatasan biaya.

“Kami sangat setuju kalau fasilitas olahraga digratiskan. Kadang kalau harus bayar, banyak warga yang akhirnya enggan berolahraga, padahal kesehatan itu penting,” ujar Rahman, warga Kecamatan Tempe.

Dengan berbagai upaya dan inovasi dalam pengelolaan layanan publik, Pemerintah Kabupaten Wajo di bawah kepemimpinan H. Andi Rosman menunjukkan komitmen kuat untuk mewujudkan Wajo sebagai daerah yang sehat, maju, dan ramah masyarakat.

Langkah berani Bupati Wajo dalam menghapuskan retribusi olahraga ini bisa menjadi contoh inspiratif bagi daerah lain dalam mengutamakan kesejahteraan rakyat di atas segalanya.

Penulis

Related Articles

Back to top button