Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

SulSel

Viral Bayi di Makassar Ditinggal Sendiri Saat Ortu Kerja Malam, Ini Fakta Sebenarnya! 

Wamanews.id, 30 Desember 2025 – Jagad media sosial di Kota Makassar baru-baru ini dihebohkan oleh sebuah potongan video yang memperlihatkan seorang bayi perempuan ditinggal sendirian di dalam kamar kos pada malam hari. Narasi yang beredar menyebutkan bahwa bayi tersebut baru berusia tiga bulan dan kerap ditinggal oleh orang tuanya yang pergi bekerja. Namun, penelusuran lebih lanjut oleh pihak berwenang mengungkap fakta yang sedikit berbeda dari informasi yang viral tersebut.

Merespons video tersebut, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA) Kota Makassar melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) langsung bergerak cepat. Tim diterjunkan ke lokasi kejadian di sebuah rumah kos yang terletak di Jalan Abdul Kadir, Kecamatan Tamalate, Makassar, pada Senin (29/12/2025).

Kepala Dinas PPA Kota Makassar, Ita Isdiana Anwar, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah berhasil menemui orang tua bayi tersebut dan mengumpulkan informasi mendalam. Dari hasil verifikasi, diketahui bahwa sang ayah berinisial Gabriel (24), seorang pekerja perantauan asal Kabupaten Pinrang, sementara sang ibu berasal dari Tana Toraja.

Berdasarkan penjelasan Ita, alasan bayi tersebut berada sendirian di kamar bukan karena kesengajaan untuk menelantarkan, melainkan karena situasi mendesak. Sang ayah bekerja sebagai karyawan di salah satu hotel di Makassar dengan shift malam, mulai pukul 22.00 WITA hingga 05.00 WITA.

“Kebetulan saat kejadian, istrinya sedang pulang ke Toraja karena ada acara keluarga yang harus dihadiri, sehingga tidak ada yang menjaga anaknya di kos,” ujar Ita Isdiana Anwar kepada wartawan, Selasa (30/12/2025).

Ita juga meluruskan informasi yang simpang siur mengenai usia sang bayi. Dalam video yang viral, perekam menyebut bayi tersebut diperkirakan baru berusia 3 atau 4 bulan. Namun, berdasarkan data kependudukan dan pemeriksaan fisik, bayi perempuan tersebut sebenarnya sudah berusia 6 bulan.

Untuk memastikan kondisi kesehatannya, DPPA Makassar menggandeng tim Home Care dari Dinas Kesehatan Kota Makassar guna melakukan pemeriksaan medis secara langsung.

“Kondisi fisiknya sangat bagus. Memang sempat ada demam sedikit, namun tim medis menyimpulkan itu karena pengaruh cuaca yang sedang tidak menentu. Tim sudah memberikan obat yang diperlukan dan bayi dalam keadaan sehat,” tegas Ita.

Lebih lanjut, terungkap bahwa sang ayah sebenarnya tidak benar-benar membiarkan anaknya tanpa pengawasan total. Gabriel kerap menitipkan anaknya kepada pemilik kos jika harus berangkat kerja. Hubungan antara Gabriel dan pemilik kos pun tergolong dekat, bahkan adik dari pemilik kos merupakan sahabat karib sang ayah bayi.

“Selama ibunya pergi, anak ini sebenarnya selalu dipantau. Kadang dititipkan sama ibu kos. Jadi ada sistem saling bantu di sana,” tambahnya.

Meski demikian, aksi warga atau perekam video yang berinisiatif masuk ke kamar kos untuk mengecek kondisi bayi dinilai sebagai bentuk kepedulian sosial yang tinggi. Dalam video berdurasi singkat tersebut, tampak seorang pria memasuki kamar dan merasa iba melihat bayi kecil tersebut terbaring sendiri di atas kasur tanpa pendampingan orang dewasa.

Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi para orang tua, terutama pasangan muda yang bekerja, mengenai pentingnya jaminan keselamatan anak saat ditinggal bekerja. DPPA Makassar mengimbau agar para orang tua sebisa mungkin memastikan ada orang dewasa yang mendampingi anak di bawah umur, atau memanfaatkan layanan penitipan anak jika memang situasi ekonomi menuntut kedua orang tua untuk bekerja.

Saat ini, pihak DPPA terus memberikan pendampingan dan edukasi kepada Gabriel agar kejadian serupa tidak terulang kembali, terutama demi keamanan bayi dari risiko yang tidak diinginkan di lingkungan rumah kos. Pihak pemerintah kota juga memastikan akan terus memantau tumbuh kembang bayi tersebut melalui jaringan kesehatan di tingkat kecamatan.

Penulis

Related Articles

Back to top button