Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Wajo

Tragedi di Sungai Bulete Wajo: Warga Tewas Diterkam Buaya Saat Mandi

Wamanews.id, 15 Agustus 2025 – Sebuah peristiwa tragis dan mengerikan mengguncang warga Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Seorang pria berusia 53 tahun tewas diterkam buaya saat sedang mandi di sungai. 

Kejadian nahas ini tidak hanya menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi viral di media sosial karena proses evakuasi yang dramatis dan lokasi kejadian yang mengejutkan.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis (14/8/2025) sekitar pukul 18.00 WITA di Sungai Bulete, Desa Tobarakka, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo. Korban, yang diketahui bernama Arifuddin, awalnya sedang mandi di sungai bersama kerabatnya, Arianto (35). Mereka menikmati sore hari yang tenang di sungai yang biasa mereka gunakan. Namun, ketenangan itu seketika berubah menjadi tragedi.

Menurut penuturan Jerry Saputra, tim Rescue Pemadam Kebakaran (Damkar) Sektor Pitumpanua, Kabupaten Wajo, yang dihubungi melalui sambungan telepon, kejadian mengerikan itu berlangsung sangat cepat. “Awalnya korban mandi bersama kerabatnya, tak lama kemudian terdengar teriakan korban dan ternyata sudah diterkam buaya,” kata Jerry.

Arianto yang sudah naik ke tepi sungai hanya bisa menyaksikan kengerian tersebut tanpa bisa berbuat banyak. Ia melihat langsung bagaimana Arifuddin diserang oleh buaya dan diseret ke dalam air. Jeritan minta tolong yang didengar Arianto dengan cepat menarik perhatian warga sekitar.

Dalam waktu singkat, ratusan warga langsung berkerumun di sepanjang sungai. Mereka berteriak dan berusaha menggiring buaya agar melepaskan jenazah korban. Momen-momen tegang ini terekam dalam video amatir yang kemudian beredar luas dan menjadi viral di media sosial.

Tim rescue Damkar Sektor Pitumpanua segera tiba di lokasi untuk membantu evakuasi. Dengan peralatan dan keahlian khusus, tim berhasil mengevakuasi jenazah Arifuddin yang telah meninggal dunia. “Kami berhasil mengevakuasi korban dan jarak satu kilometer dari titik awal korban diterkam,” jelas Jerry Saputra. Jarak satu kilometer ini menunjukkan betapa kuat dan agresifnya buaya tersebut, yang menyeret tubuh korban jauh dari lokasi awal kejadian.

Kejadian ini sangat menghebohkan warga setempat karena Sungai Bulete bukanlah habitat alami buaya. Sungai tersebut selama ini dikenal sebagai tempat yang aman dan masih sering digunakan warga untuk mandi, mencuci pakaian, dan aktivitas sehari-hari lainnya. 

Peristiwa ini pun memunculkan pertanyaan besar di benak masyarakat: bagaimana bisa seekor buaya berada di sungai tersebut? Sebagian warga menduga buaya tersebut mungkin tersesat atau terdorong oleh arus dari hulu sungai.

Tragedi ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat, khususnya di wilayah sekitar sungai, untuk selalu waspada. Kejadian ini juga menyoroti pentingnya peran tim penyelamat dan respon cepat dari aparat dalam situasi darurat seperti ini.

Penulis

Related Articles

Back to top button