Terjadi 20 Tahun Sekali! Strawberry Moon Muncul Malam Ini, Catat Waktunya!

Wamanews.id, 11 Juni 2025 – Malam ini langit akan dihiasi oleh fenomena langka yang hanya terjadi setiap 19 hingga 20 tahun sekali: Strawberry Moon atau Bulan Stroberi. Jangan sampai melewatkan momen langka ini yang dipastikan akan menyuguhkan pemandangan menakjubkan bagi siapa saja yang menatap langit.
Strawberry Moon akan mencapai puncaknya pada Rabu, 11 Juni 2025, pukul 03.45 EDT atau sekitar pukul 14.45 WIB. Meski puncaknya terjadi pada siang hari di Indonesia, keindahan bulan penuh ini tetap dapat dinikmati pada malam sebelumnya maupun malam sesudahnya. Artinya, langit pada Rabu malam (11 Juni) hingga Kamis malam (12 Juni) akan tetap menyuguhkan panorama Bulan Purnama yang spektakuler.
Bulan Purnama terjadi saat Bumi berada tepat di antara Matahari dan Bulan, sehingga seluruh permukaan Bulan yang menghadap Bumi diterangi sepenuhnya oleh sinar Matahari. Namun, yang membuat Strawberry Moon begitu spesial adalah karena frekuensinya yang sangat jarang, hanya muncul sekitar dua dekade sekali.
Fenomena ini bahkan sempat diabadikan oleh para astronot NASA dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), menegaskan betapa langkanya peristiwa ini.
Meski disebut “Strawberry Moon”, warna bulan sebenarnya tidak berubah menjadi merah muda atau menyerupai stroberi. Nama unik ini diberikan oleh suku asli Amerika, Algonquian, karena kemunculannya bertepatan dengan musim panen stroberi di bulan Juni.
Selain Strawberry Moon, fenomena bulan purnama bulan Juni ini juga dikenal dengan beberapa nama lain, seperti Honey Moon, Mead Moon, dan Rose Moon.
- Disebut Honey Moon karena di bulan Juni sering menjadi bulan favorit untuk menikah, sehingga banyak pasangan yang menikmati bulan madu atau “honeymoon”.
- Istilah Mead Moon mengacu pada musim panen madu yang biasanya terjadi pada waktu yang sama.
- Sedangkan Rose Moon berkaitan dengan musim mekar bunga mawar yang juga mencapai puncaknya di bulan Juni.
Selain keunikannya secara budaya, Strawberry Moon juga menawarkan pemandangan yang indah. Ketika muncul dekat cakrawala, Bulan akan tampak berwarna kuning keemasan atau oranye. Warna ini muncul akibat efek atmosfer Bumi yang menyaring panjang gelombang cahaya tertentu, menghasilkan rona hangat yang menakjubkan.
Selain menjadi momen yang memanjakan mata, Strawberry Moon kali ini juga bertepatan dengan titik balik matahari musim panas (summer solstice) di belahan Bumi utara, yang merupakan hari terpanjang sepanjang tahun. Ini menambah keistimewaan momen langit malam ini.
Bagi para penggemar astronomi maupun penikmat keindahan langit malam, Strawberry Moon 2025 menjadi kesempatan langka yang sayang untuk dilewatkan. Siapkan kamera, pilih tempat dengan pandangan langit yang luas, dan nikmati keajaiban alam yang tak sering terjadi ini. Cuaca cerah tanpa awan tentu menjadi faktor penting untuk bisa menikmati fenomena ini dengan optimal. Jadi, pastikan untuk mengecek prakiraan cuaca di daerah Anda!






