Silaturahmi Jadi Petaka, Pria di Pangkep Nekat Bacok Keluarganya

Wamanews.id, 23 Maret – Momen silaturahmi Lebaran di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, berakhir tragis setelah seorang pria nekat menyerang kerabatnya sendiri menggunakan senjata tajam.
Pelaku berinisial AA (56) diketahui mendatangi rumah korban MR (51) di Kampung Siloro, Desa Mangilu, Kecamatan Bungoro, pada Sabtu (21/3/2026) dalam rangka bersilaturahmi.
Namun, pertemuan tersebut berubah menjadi insiden kekerasan.
Kanit Resmob Satreskrim Polres Pangkep, Ipda Andi Dipo Alam, mengungkapkan bahwa pelaku dan korban masih memiliki hubungan keluarga.
“Pelaku dan korban masih ada hubungan keluarga,” ujarnya.
Awalnya, keduanya sempat menghabiskan waktu bersama sambil mengonsumsi minuman keras tradisional.
Situasi kemudian memanas setelah pelaku tersinggung dengan ucapan korban.
Menurut keterangan polisi, pelaku merasa dihina karena disebut sebagai “tukang adu domba”. Rasa sakit hati itu membuat AA pulang ke rumahnya untuk mengambil parang sebelum kembali menemui korban.
“AA merasa tersinggung dan sakit hati dengan ucapan korban karena ia menganggap dirinya sedang diejek sebagai tukang adu domba,” jelas Dipo.
Setelah kembali, pelaku langsung melakukan penganiayaan dengan menyerang korban menggunakan parang.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami empat luka robek di beberapa bagian tubuhnya, termasuk kepala, dada, punggung, dan tangan. Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Bontoa untuk mendapatkan perawatan medis.
Saat ini, pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian dan tengah menjalani proses hukum. Ia dijerat dengan pasal penganiayaan berat dan terancam hukuman penjara hingga delapan tahun.







