Daftar Bansos yang Cair Juni 2025, Termasuk BSU untuk Guru Honorer

Wamanews.id ,1 Juni – Juni 2025 menjadi bulan penting bagi masyarakat yang menantikan pencairan sejumlah program bantuan sosial dari pemerintah.
Salah satu bansos terbaru yang dikonfirmasi akan disalurkan adalah Bantuan Subsidi Upah (BSU), khususnya untuk para guru honorer dan pekerja dengan kriteria tertentu.
Dilansir dari Antara News, pengumuman ini disampaikan usai Rapat Koordinasi Terbatas yang dipimpin Menko Perekonomian Airlangga Hartarto pada 23 Mei 2025.
Pemerintah menegaskan bahwa sejumlah bantuan sosial akan mulai dicairkan pada bulan ini, sebagai bagian dari upaya menjaga daya beli dan mendukung perekonomian masyarakat.
Berikut adalah daftar lengkap bansos yang dijadwalkan cair pada Juni 2025:
1. Bantuan Subsidi Upah (BSU)
BSU ditujukan bagi sekitar 17 juta pekerja dengan penghasilan bulanan maksimal Rp 3,5 juta atau setara dengan upah minimum di daerahnya masing-masing. Selain itu, 3,4 juta guru honorer juga menjadi target penerima.
Penerima akan mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp 150.000 per bulan untuk dua bulan, yaitu Juni dan Juli 2025. Dana akan disalurkan sekaligus pada bulan Juni, sehingga total yang diterima adalah Rp 300.000.
Bantuan ini dikirim langsung ke rekening penerima yang terdaftar aktif di BPJS Ketenagakerjaan, bukan ASN, anggota TNI/Polri, dan bukan penerima bansos lainnya.
2. Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)
BPNT atau yang dikenal juga sebagai Kartu Sembako akan disalurkan kepada 18,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Setiap KPM akan menerima dana sebesar Rp 200.000 per bulan, yang dicairkan dua bulan sekaligus (Juni-Juli) dengan total Rp 400.000.
Sepanjang tahun, penerima bisa mendapatkan hingga Rp 2.400.000 dari program ini.
3. Bantuan Pangan Beras 10 Kilogram
Setiap KPM juga akan menerima beras sebanyak 10 kg setiap bulan. Bantuan ini berasal dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola oleh Perum Bulog. Penyaluran dilakukan melalui kerja sama dengan PT Pos Indonesia dan perusahaan logistik lainnya.
4. Program Keluarga Harapan (PKH)
PKH disalurkan dalam empat tahap setiap tahun. Juni 2025 merupakan bagian dari tahap kedua. Besaran bantuan bervariasi tergantung pada kategori penerima:
• Ibu hamil & nifas: Rp 750.000 per tahap
• Balita 0–6 tahun: Rp 750.000 per tahap
• Siswa SD/sederajat: Rp 225.000 per tahap
• Siswa SMP/sederajat: Rp 375.000 per tahap
• Siswa SMA/sederajat: Rp 500.000 per tahap
• Lansia >70 tahun: Rp 600.000 per tahap
• Penyandang disabilitas berat: Rp 600.000 per tahap
5. Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Setelah Idulfitri 2025, program makan bergizi untuk pelajar kembali digulirkan. Salah satu implementasi program ini telah dimulai di sejumlah sekolah di Kota Pekalongan, Jawa Tengah sejak 14 April 2025. Program ini diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto.
6. Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa
Setiap bulan, penerima BLT Dana Desa akan mendapatkan Rp 300.000. Bantuan ini ditujukan bagi warga yang tidak menerima bansos lainnya dan memenuhi kriteria khusus, seperti memiliki anggota keluarga dengan penyakit kronis, lansia yang tinggal sendiri, penyandang disabilitas, atau yang kehilangan mata pencaharian.
7. Santunan untuk Anak Yatim Piatu (Atensi Yapi)
Program ini dikelola oleh Kementerian Sosial (Kemensos) dan memberikan bantuan kepada anak yatim, piatu, yatim piatu, atau yang orang tuanya tidak diketahui. Setiap anak mendapatkan Rp 200.000 per bulan, hingga mereka berusia 18 tahun.
8. Program Indonesia Pintar (PIP)
Dana bantuan pendidikan PIP cair dalam tiga termin, dan Juni 2025 masuk dalam termin kedua (Mei–September). Besaran dana disesuaikan dengan jenjang pendidikan:
• SD/SDLB/Paket A: Rp 225.000 – Rp 450.000 per tahun
• SMP/SMPLB/Paket B: Rp 375.000 – Rp 750.000 per tahun
• SMA/SMALB/SMK/Paket C: Rp 900.000 – Rp 1.800.000 per tahun
• SMK 4 Tahun: hingga Rp 1.800.000 per tahun
Dengan adanya berbagai program bantuan dari BSU, BPNT, hingga PIP, diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pastikan Anda memenuhi syarat dan terdaftar dalam data penerima untuk mendapatkan manfaat dari program-program ini. Semoga bermanfaat, ya.







