Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Wajo

Sengkang Terendam! Hujan Deras Rabu Malam Picu Banjir di Sejumlah Titik Kabupaten Wajo

Wamanews.id, 23 April 2026 – Intensitas hujan yang sangat tinggi melanda wilayah Kabupaten Wajo pada Rabu (22/4/2026) malam. Akibatnya, sejumlah kawasan padat penduduk dan ruas jalan protokol di Kota Sengkang terendam banjir. Fenomena luapan air ini terjadi hanya dalam hitungan jam setelah hujan lebat mengguyur tanpa henti sejak sore hari, menyebabkan aktivitas warga terganggu secara signifikan.

Berdasarkan pantauan tim Wama News dan laporan melalui jejaring Wajo Update, genangan air mulai muncul di beberapa titik vital ibu kota kabupaten. Air tidak hanya merendam badan jalan, tetapi juga dilaporkan mulai memasuki pemukiman warga di daerah dataran rendah.

Cuaca ekstrem mulai menunjukkan tandanya sejak menjelang petang. Awan tebal menyelimuti langit Sengkang yang kemudian diikuti oleh curah hujan dengan intensitas lebat disertai angin kencang. Sekitar pukul 20.00 WITA, beberapa ruas jalan utama seperti di wilayah sekitar Jalan Masjid Raya, area dekat Pasar Sentral Sengkang, serta sejumlah jalan pemukiman di Kecamatan Tempe mulai tergenang.

Ketinggian air bervariasi, mulai dari mata kaki hingga mencapai lutut orang dewasa di beberapa titik terdampak parah. Drainase kota yang diduga tidak mampu menampung debit air yang datang secara tiba-tiba menjadi salah satu pemicu cepatnya air naik ke permukaan jalan.

“Hujannya sangat deras dan berlangsung lama. Air cepat sekali naik karena saluran air sepertinya sudah penuh,” ujar salah satu warga yang tengah berusaha mengamankan barang-barang elektroniknya dari genangan air.

Kondisi ini praktis melumpuhkan mobilitas warga. Sejumlah kendaraan bermotor, khususnya roda dua, dilaporkan mengalami mogok saat mencoba menerobos genangan air yang cukup tinggi. Para pengendara terpaksa harus mendorong kendaraan mereka mencari tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kerusakan mesin yang lebih parah.

Di beberapa kompleks perumahan, warga mulai bersiaga penuh. Banjir yang terjadi di pertengahan bulan April ini mengejutkan banyak pihak karena intensitasnya yang cukup masif. Warga terlihat bahu-membahu membersihkan sampah yang menyumbat celah-celah drainase agar aliran air bisa lebih lancar.

Hingga berita ini diturunkan pada Kamis (23/4/2026) siang, sebagian besar genangan di jalan-jalan utama mulai berangsur surut. Namun, warga yang tinggal di daerah bantaran sungai dan pinggiran Danau Tempe tetap diimbau untuk waspada terhadap kemungkinan adanya kiriman air dari wilayah hulu.

Menanggapi situasi ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo meminta masyarakat untuk selalu memantau prakiraan cuaca dari BMKG. Mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan, warga diminta untuk memastikan saluran pembuangan di sekitar rumah tetap bersih dari sampah.

“Kami mengimbau warga Kota Sengkang untuk tetap waspada, terutama pada malam hari saat potensi hujan lebat meningkat. Pastikan kelistrikan di dalam rumah dalam kondisi aman jika air mulai masuk ke pemukiman,” jelas perwakilan otoritas setempat dalam pesan singkat kepada masyarakat.

Selain faktor cuaca, masalah infrastruktur drainase kembali menjadi sorotan. Banyak pihak berharap adanya langkah konkret dari pemerintah daerah untuk melakukan pengerukan sedimen dan pembersihan saluran air secara menyeluruh di pusat kota guna meminimalisir kejadian serupa di masa mendatang.

Bagi warga yang membutuhkan bantuan darurat atau ingin melaporkan titik banjir yang belum tertangani, dapat menghubungi posko siaga bencana terdekat. Tim evakuasi tetap disiagakan untuk mengantisipasi kondisi darurat, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak yang berada di wilayah terdampak paling parah.

Pantau terus perkembangan situasi terkini di Kabupaten Wajo hanya di WamaNews.id. Mari kita doakan agar cuaca segera membaik dan saudara-saudara kita yang terdampak diberikan ketabahan serta kekuatan. 

Penulis

Related Articles

Back to top button