Rajin Makan Yogurt Bisa Cegah Kanker Usus? Ini Kata Peneliti

Wamanews.id, 8 April 2025 – Sebuah penelitian terbaru memberi kabar baik bagi pecinta yogurt: mengonsumsi yogurt secara rutin ternyata dapat membantu menurunkan risiko terkena kanker kolon, khususnya jenis kanker kolorektal proksimal yang dikenal lebih berbahaya.
Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Gut Microbes, yang menyebut bahwa konsumsi minimal dua porsi yogurt setiap minggu dapat menurunkan risiko kanker kolon secara signifikan. Namun, ada beberapa catatan penting terkait porsi dan jenis yogurt yang dikonsumsi.
Penelitian ini tidak main-main. Para peneliti menganalisis data dari dua studi besar jangka panjang yang dimulai sejak tahun 1970-an hingga 1980-an. Dari lebih dari 150 ribu responden, sekitar 132 ribu data peserta digunakan dalam analisis akhir.
Hasilnya cukup mencengangkan. Pada individu yang mengidap kanker usus besar, ditemukan bahwa 31 persen di antaranya memiliki bakteri Bifidobacterium dalam sistem pencernaannya. Sementara itu, pada kelompok yang rutin mengonsumsi dua porsi yogurt per minggu, risiko terkena kanker kolorektal yang berhubungan dengan bakteri tersebut turun hingga 20 persen.
Temuan ini memperkuat dugaan bahwa probiotik dalam yogurt berperan penting dalam menjaga kesehatan usus, termasuk dalam mencegah pertumbuhan sel kanker.
Yogurt dikenal sebagai sumber probiotik alami yang membantu menjaga keseimbangan mikrobioma dalam sistem pencernaan. Keseimbangan mikrobioma ini diyakini dapat mengurangi peradangan dan mencegah kondisi dysbiosis dua faktor yang dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker kolon.
Dr. Peyton Berookim, pakar gastroenterologi dari Cedars-Sinai Medical Center, menyatakan bahwa memasukkan yogurt dalam pola makan harian bisa menjadi langkah penting dalam membangun gaya hidup sehat.
“Memiliki mikrobioma yang seimbang berpotensi mengurangi peradangan atau dysbiosis, yang diketahui berperan dalam perkembangan kanker usus besar,” jelasnya, dikutip dari Health.
Meski begitu, tidak semua yogurt di pasaran memberikan manfaat yang sama. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memasukkan yogurt ke dalam menu harian:
- Gula Tambahan
Banyak produk yogurt mengandung tambahan gula yang justru merusak manfaat sehatnya. Pilih yogurt tawar (plain yogurt) tanpa pemanis. Jika ingin rasa, tambahkan buah segar atau biji-bijian. - Kandungan Protein
Yogurt yang mengandung setidaknya 5 gram protein per sajian dapat membantu memberi rasa kenyang lebih lama. Greek yogurt biasanya menjadi pilihan terbaik karena kandungan proteinnya yang lebih tinggi. - Bahan yang Sederhana
Semakin sedikit bahan dalam yogurt, semakin baik. Tak perlu terlalu fokus pada jumlah kultur bakteri yang tertera di label—karena tak semua produk mencantumkannya—asal bahan-bahannya alami dan sederhana.
Menjadikan yogurt sebagai bagian dari pola makan mingguan bisa menjadi langkah kecil namun berdampak besar bagi kesehatan usus dan pencernaan secara keseluruhan. Meski bukan “obat ajaib”, yogurt dapat berperan dalam mencegah risiko kanker usus jika dikonsumsi dengan benar dan tidak berlebihan.






