Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

SulSel

Penantian 30 Tahun Berakhir! Gubernur Andi Sudirman Resmikan Jembatan Malake Penghubung Sidrap-Wajo 

Wamanews.id, 26 Desember 2025 – Sebuah sejarah baru tercipta bagi masyarakat di perbatasan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dan Kabupaten Wajo. Setelah menanti selama lebih dari tiga dekade, jembatan permanen yang kokoh akhirnya berdiri melintasi Sungai Malake. Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara resmi meresmikan Jembatan Sungai Malake Ruas Anabanua-Malake pada Selasa (23/12/2025).

Peresmian ini menjadi momen emosional bagi warga setempat. Pasalnya, rencana pembangunan jembatan yang aman dan bebas dari ancaman banjir ini sebenarnya sudah digaungkan sejak tahun 1990-an. Namun, berbagai kendala teknis dan administrasi membuat proyek ini baru bisa terealisasi sepenuhnya di era kepemimpinan Andi Sudirman Sulaiman.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman mengungkapkan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan prioritas utama karena menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Ia memahami betapa pentingnya akses ini bagi mobilitas warga yang selama ini harus bertaruh dengan kondisi alam atau menempuh jalur yang sangat jauh.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, kami meresmikan Jembatan Sungai Malake Ruas Anabanua-Malake sebagai penghubung strategis antara Kabupaten Sidrap dan Kabupaten Wajo,” ujar Andi Sudirman yang disambut tepuk tangan meriah dari warga dan tokoh masyarakat yang hadir.

Gubernur menambahkan bahwa proyek ini sempat menghadapi tantangan berat, termasuk beberapa kali mengalami putus kontrak dengan pihak ketiga di masa lalu. Namun, semangat untuk menuntaskan infrastruktur yang mangkrak menjadi pelecut bagi Pemprov Sulsel untuk menyelesaikannya pada tahun anggaran 2025.

Kegiatan peresmian ini turut dihadiri oleh Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, jajaran Forkopimda, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Provinsi Sulsel dan Kabupaten Sidrap. Kehadiran para pimpinan daerah ini menegaskan pentingnya kolaborasi dalam membangun infrastruktur lintas wilayah.

Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Gubernur Sulsel. Menurutnya, Jembatan Malake adalah nadi baru bagi warga Sidrap yang memiliki hubungan kekerabatan dan urusan ekonomi yang erat dengan warga Wajo. “Ini adalah hadiah luar biasa bagi masyarakat kami di penghujung tahun,” tuturnya.

Sebelum jembatan ini rampung, masyarakat di sekitar Ruas Anabanua-Malake seringkali harus memutar jalur yang memakan waktu perjalanan lebih dari dua jam jika ingin menyeberang antar-kabupaten, terutama saat debit air sungai meningkat. Dengan adanya jembatan baru ini, waktu tempuh dapat dipangkas secara drastis menjadi hanya hitungan menit.

Keberadaan infrastruktur ini diharapkan tidak hanya mempermudah mobilitas orang, tetapi juga memperlancar arus barang dan jasa. Sebagai daerah yang kaya akan potensi pertanian dan perdagangan, akses yang lebih cepat akan menurunkan biaya logistik dan meningkatkan daya saing produk lokal dari Sidrap maupun Wajo.

“Mudah-mudahan jembatan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat, memperlancar aktivitas sehari-hari, serta memperkuat konektivitas antarwilayah yang selama ini terhambat,” pungkas Andi Sudirman menutup sambutannya. 

Penulis

Related Articles

Back to top button