Pemkab Wajo Gelar Festival Literasi 2026, Usung Tema “Literasi Berbudaya, Wajo Maradeka”

Wamanews.id, 8 Oktober 2026 – Pemerintah Kabupaten Wajo melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan akan menggelar Festival Literasi Kabupaten Wajo 2026. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama sepekan, pada 15-21 Oktober 2026.
Festival tersebut akan dipusatkan di dua lokasi, yakni Lapangan Merdeka Sengkang dan Halaman Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Wajo.
Kegiatan ini digelar dalam rangka menumbuhkan budaya literasi dan meningkatkan minat baca masyarakat. Tahun ini, festival mengusung tema besar “Literasi Berbudaya, Wajo Maradeka” dengan subtema Membaca, Berkarya, Berbudaya, Menuju Wajo yang Maju, Bermartabat dan Berkeadilan.
Berdasarkan informasi dari akun resmi Pemkab Wajo, festival ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi dirancang sebagai ruang kolaboratif untuk mendorong masyarakat agar aktif membaca, menulis, dan berkarya untuk masa depan.
Beragam rangkaian kegiatan menarik telah disiapkan panitia. Kegiatan akan dibuka dengan Open Ceremony di Lapangan Merdeka Sengkang, yang dilanjutkan dengan penampilan Guest Star dan Standup Comedy.
Selain itu, ada program Gempur Pustaka dan Pameran Literasi yang akan menampilkan berbagai koleksi buku dan karya literasi di Halaman Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Wajo.
Panitia juga menyiapkan lomba berjenjang untuk semua tingkat pendidikan. Untuk TK se-Kecamatan Tempe akan ada Lomba Mewarnai, sementara tingkat SD akan diisi Lomba Mendongeng, Lomba Senam 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, dan lomba lainnya.
Untuk tingkat SMP, akan digelar lomba Musikalisasi Puisi per Kecamatan dan Lomba Nyanyi Solo Lagu Bugis. Sedangkan tingkat SMA/SMK akan ada Lomba Paduan Suara, Lomba Puisi, dan Lomba Nyanyi Sambung Lirik antar guru SMA/SMK.
Rangkaian festival akan ditutup dengan dua agenda intelektual, yakni Bincang Literasi dan Bedah Buku yang akan digelar di Tribun Utama Lapangan Merdeka.
Melalui festival ini, Pemkab Wajo mengajak seluruh masyarakat untuk datang dan meramaikan Festival Literasi sebagai upaya bersama membangun Wajo yang semakin maju melalui budaya literasi.







