Pemkab Wajo Raih Juara III Paritrana Award 2024, Bukti Komitmen Kuat Lindungi Pekerja Lokal

Wamanews.id, 28 Juni 2025 – Pemerintah Kabupaten Wajo kembali menorehkan tinta emas dalam daftar prestasinya di kancah Provinsi Sulawesi Selatan. Dalam ajang bergengsi Paritrana Award Tahun 2024, Kabupaten Wajo berhasil meraih Juara III untuk kategori Pemerintah Kabupaten/Kota.
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras Pemkab Wajo dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada warganya.
Malam penganugerahan Paritrana Award 2024 yang meriah diselenggarakan di Hotel Sheraton Makassar pada Kamis, 26 Juni 2025. Penghargaan prestisius ini diserahkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, kepada Wakil Bupati Wajo, dr. H. Baso Rahmanuddin.
Kehadiran Wakil Bupati bersama Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Wajo, Karjono, menandai keseriusan dan dukungan penuh Pemkab terhadap program perlindungan sosial bagi pekerja. Karjono sendiri dikenal aktif mendorong implementasi jaminan sosial ketenagakerjaan di Bumi Lamaddukkelleng tersebut.
Paritrana Award merupakan penghargaan tahunan yang digagas oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan.
Ajang ini menjadi barometer penting dalam mengukur kepedulian dan kontribusi nyata dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, hingga pelaku UMKM, dalam mendukung program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan secara menyeluruh.
Wakil Bupati Wajo, dr. H. Baso Rahmanuddin, dengan bangga menyampaikan apresiasinya atas pencapaian ini. “Penghargaan ini merupakan hasil nyata dari komitmen dan kerja keras Pemerintah Kabupaten Wajo dalam memberikan perlindungan yang layak bagi seluruh pekerja, termasuk perangkat desa dan tenaga keagamaan yang selama ini belum banyak terjangkau,” ujar dr. Baso.
Pernyataan ini menunjukkan fokus Pemkab Wajo untuk merangkul segmen pekerja yang kerap luput dari perhatian, memastikan mereka juga mendapatkan hak perlindungan jaminan sosial. Langkah ini sangat krusial mengingat peran penting perangkat desa dan tenaga keagamaan dalam roda pemerintahan dan kehidupan sosial di tingkat bawah.
Pencapaian Wajo di posisi ketiga ini menempatkan mereka di antara daerah-daerah terbaik di Sulsel yang peduli terhadap kesejahteraan pekerja. Kabupaten Wajo berhasil menduduki peringkat ketiga setelah Kota Makassar dan Kabupaten Luwu, serta mengungguli Kabupaten Maros, Kabupaten Kepulauan Selayar, dan Kabupaten Enrekang yang menempati posisi Harapan I, II, dan III.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Wajo, Karjono, dalam berbagai kesempatan, selalu menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat untuk meningkatkan cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Penghargaan ini menjadi bukti bahwa upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Disnakertrans Wajo, di bawah arahan Bupati dan Wakil Bupati, telah membuahkan hasil konkret. Program-program sosialisasi, pendataan pekerja rentan, hingga fasilitasi pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan telah menjadi prioritas.
Selain kategori pemerintah daerah, Paritrana Award 2024 juga memberikan penghargaan kepada entitas lain yang berperan aktif. Kategori Desa/Kelurahan terbaik diraih oleh Desa Rawamangun (Luwu Utara), Desa Tangkebajeng (Gowa), dan Desa Pongsamelung (Luwu).
Sementara itu, perusahaan besar-menengah yang mendapatkan apresiasi adalah PT Hadji Kalla, Bank Sulselbar, dan PT Vale Indonesia Tbk. Keberagaman pemenang ini menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya jaminan sosial telah menyebar luas di berbagai sektor.
Minjte Wattu, Sekretaris Panitia Paritrana Award 2024, dalam laporannya, menyampaikan apresiasi mendalam atas semangat dan partisipasi aktif dari seluruh peserta. “Mulai dari proses seleksi hingga malam penganugerahan, kami melihat semangat luar biasa dari para peserta. Ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap perlindungan tenaga kerja terus meningkat,” ungkapnya.
Peningkatan ini sangat vital mengingat target nasional Peningkatan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) dalam RPJPN 2025–2045 adalah sebesar 99,5% pada tahun 2045.
Sulawesi Selatan sendiri saat ini berada pada capaian UCJ 52,89%, menempati posisi ke-13 dari 38 provinsi. Minjte Wattu menegaskan bahwa capaian ini tidak lepas dari kontribusi aktif pemerintah kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Wajo. Meskipun ada tantangan seperti penurunan UCJ akibat berakhirnya masa kerja petugas ad hoc Pilkada 2024, semangat untuk terus meningkatkan cakupan tetap tinggi.
Paritrana Award yang diluncurkan sejak 2017 ini merupakan agenda tahunan kolaboratif antara Kemenko PMK, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Ketenagakerjaan, dan BPJS Ketenagakerjaan.
Program ini secara langsung mendukung target nasional penghapusan kemiskinan ekstrem sebagaimana diamanatkan dalam Inpres Nomor 2 Tahun 2021 dan Inpres Nomor 8 Tahun 2025. “Kami berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh daerah, termasuk Kabupaten Wajo, untuk terus memperkuat perlindungan sosial bagi seluruh pekerja, terutama pekerja rentan,” tutup Minjte.
Dengan demikian, prestasi Kabupaten Wajo di Paritrana Award 2024 bukan hanya sekadar piala, melainkan cerminan dari dedikasi nyata untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan sejahtera bagi seluruh masyarakatnya.







