Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

News

Jangan Buru-buru Tancap Gas! Gerimis Awal Jadi Jebakan Batman Kecelakaan, Simak Tips Lengkap Keselamatan Berkendara

Wamanews.id, 13 November 2025 – Gerimis atau hujan yang baru saja turun seringkali menjadi pemicu kepanikan di jalan raya. Khususnya bagi pengendara sepeda motor, refleks pertama yang muncul adalah memutar gas lebih dalam, mencari perlindungan atau menghindari basah kuyup. Namun, menurut pakar keselamatan berkendara, kebiasaan ini adalah jebakan Batman yang secara signifikan meningkatkan potensi kecelakaan.

Jusri Pulubuhu, Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), secara tegas mengkritik kebiasaan terburu-buru ini. Ia menjelaskan bahwa momen hujan baru turun adalah saat permukaan jalan berada dalam kondisi paling berbahaya bagi kendaraan roda dua.

“Ketika hujan baru turun atau gerimis, banyak pengendara justru terburu-buru agar segera sampai tujuan atau mencari tempat berteduh,” kata Jusri Rabu (12/11/2025).

Jusri menjelaskan alasan mendasar mengapa gerimis adalah fase krusial. Lapisan air yang baru sedikit belum cukup untuk membersihkan aspal. Sebaliknya, air tersebut justru mengangkat residu minyak, oli, dan debu yang telah menumpuk di jalanan selama masa cuaca kering. Campuran ini menciptakan lapisan licin yang sangat mengurangi daya cengkeram atau traksi ban. Kondisi ban yang sulit mencengkeram inilah yang membuat motor sangat rawan tergelincir, terutama saat melakukan manuver menikung atau saat menghadapi pengereman.

Untuk meminimalkan risiko kecelakaan saat musim hujan, Jusri Pulubuhu menyarankan sejumlah langkah pencegahan yang harus dijadikan kebiasaan baru bagi pengendara:

1. Prioritaskan Penurunan Kecepatan

Saat gerimis mulai turun, respons pertama haruslah mengurangi laju kendaraan. Ini adalah langkah paling sederhana untuk menjaga traksi ban tetap optimal dan memberikan waktu bagi ban untuk mencengkeram aspal dengan baik, meskipun permukaannya licin.

2. Jaga Jarak Aman (Jarak Pengereman Jauh Berubah)

Pengereman saat kondisi jalan licin membutuhkan jarak yang lebih panjang. Oleh karena itu, pengendara wajib menjaga jarak yang jauh lebih aman dari kendaraan di depan untuk memberikan ruang pengereman yang cukup jika terjadi hal mendadak.

3. Hindari Pengereman Mendadak

Jusri mengingatkan, pengereman mendadak di jalan licin adalah resep instan menuju tergelincir. Lakukan pengereman secara bertahap dan lembut.

4. Cari Tempat Berteduh Saat Hujan Deras

Jika hujan mulai makin deras dan pandangan berkurang, jangan memaksakan diri. Segera menepi dan berteduh di tempat yang aman.

5. Waspada Setelah Hujan Reda

Kewaspadaan tidak berhenti setelah hujan lebat. Jusri menjelaskan, “Setelah hujan lebat, memang permukaan jalan lebih bersih, tapi traksi ban tetap berkurang karena kotoran masih terbawa air.” Pengendara harus tetap berkendara dengan kecepatan rendah dan hati-hati.

Dengan menerapkan prinsip-prinsip ini, pengendara motor tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga menjaga keselamatan pengguna jalan lainnya, mengubah musim hujan dari ancaman menjadi tantangan yang bisa diatasi dengan kehati-hatian.

Penulis

Related Articles

Back to top button