Kado Spesial Pasca Lebaran: Bupati Wajo Berangkatkan Umrah ASN yang Khatam Al-Quran 3 Kali

Wamanews.id, 26 Maret 2026 – Hari pertama kerja setelah libur panjang Idulfitri 1447 Hijriah menjadi momen yang tak terlupakan bagi ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo. Pada apel perdana yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Wajo, Rabu (25/3/2026), sebuah kejutan besar datang dari orang nomor satu di Bumi Lamaddukelleng tersebut.
Bupati Wajo, Andi Rosman, tidak hanya datang membawa pesan kedisiplinan, tetapi juga membawa “kado langit” berupa paket ibadah Umrah bagi ASN yang menunjukkan dedikasi spiritual luar biasa selama bulan suci Ramadan kemarin.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin, jajaran Kepala OPD, para Kepala Bagian, hingga staf dari seluruh instansi. Dalam amanatnya, Bupati Andi Rosman mengawali sambutannya dengan nuansa kekeluargaan yang kental. Ia menyampaikan ucapan selamat hari raya sekaligus permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras membangun Wajo.
“Atas nama pribadi dan pemerintah, kami sebagai Bupati dan Wakil Bupati selama menjabat, jika ada kesalahan yang disengaja maupun tidak, dari lubuk hati yang paling dalam kami mengucapkan mohon maaf lahir dan batin,” tutur Andi Rosman di hadapan ribuan peserta apel.
Baginya, momentum Idulfitri harus menjadi titik balik bagi para ASN untuk kembali suci, bukan hanya dalam hubungan antarmanusia, tetapi juga suci dalam niat memberikan pelayanan publik. Ia menekankan bahwa kedisiplinan pasca-libur adalah cerminan dari integritas seorang abdi negara.
Suasana apel yang semula formal seketika berubah menjadi riuh dengan haru saat Bupati Andi Rosman mengumumkan sebuah apresiasi khusus. Sebagai bentuk penghargaan bagi ASN yang menjaga spiritualitasnya di tengah kesibukan kerja, ia menjanjikan hadiah Umrah bagi mereka yang mampu mengkhatamkan Al-Quran sebanyak tiga kali atau lebih selama Ramadan.
Apresiasi ini terasa sangat personal karena Bupati Andi Rosman menegaskan bahwa anggaran untuk memberangkatkan ASN tersebut tidak diambil dari dana daerah, melainkan dari gaji pribadinya sendiri.
“Yang dapat rezeki nanti kita berangkatkan Umrah. Saya sudah niatkan gaji saya sebagai hadiah bagi ASN yang khatam Al-Quran tiga kali atau lebih. Semoga ini tidak dilihat dari nilainya, melainkan menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus mengingat dan mendekatkan diri kepada Sang Maha Kuasa di tengah tugas negara,” papar Andi Rosman yang disambut tepuk tangan riuh para peserta apel.
Langkah ini dianggap sebagai terobosan dalam memotivasi staf, di mana pemimpin tidak hanya menuntut kinerja fisik dan administrasi, tetapi juga memperhatikan keseimbangan moral dan spiritual bawahannya.
Selain memberikan hadiah, Bupati Andi Rosman juga memberikan catatan penting mengenai produktivitas. Ia menegaskan bahwa setelah masa istirahat yang cukup panjang, tidak ada lagi alasan bagi ASN untuk bersantai-santai. Pelayanan publik harus langsung “tancap gas” untuk mengejar target-target pembangunan daerah di tahun 2026 ini.
“Momentum ini baik kita maknai sebagai kewajiban dalam memacu kembali kinerja, memperkuat disiplin, dan menjaga integritas setiap tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat. Kita harus memberikan yang terbaik bagi warga Wajo,” tegasnya.
Apel perdana ini ditutup dengan sesi bersalam-salaman (halal bihalal) antara pimpinan daerah dengan seluruh staf. Harapannya, semangat baru yang dibawa dari bulan suci Ramadan dan Idulfitri dapat bertransformasi menjadi energi positif dalam memajukan Kabupaten Wajo ke arah yang lebih sejahtera dan religius.






