Countdown Ramadhan 2026: Sisa 13 Hari Lagi! Cek Jadwal Puasa, Sidang Isbat, dan Daftar Libur Lebaran

Wamanews.id, 5 Februari 2026 – Aroma bulan suci kian terasa. Bagi umat Muslim di seluruh penjuru dunia, khususnya di Indonesia, bulan Ramadhan bukan sekadar ritual menahan lapar dan haus, melainkan momen transformasi spiritual yang paling dinanti. Memasuki pekan pertama Februari 2026, pertanyaan “berapa hari lagi puasa?” mulai memuncaki mesin pencarian.
Kesadaran untuk menyiapkan fisik dan mental sejak dini menjadi alasan mengapa jadwal awal Ramadhan sangat krusial. Selain untuk mengatur jadwal ibadah, informasi ini juga dibutuhkan masyarakat untuk merencanakan agenda mudik hingga stok kebutuhan pokok di rumah. Berdasarkan kalender astronomi dan ketetapan organisasi Islam, berikut adalah panduan lengkap hitung mundur menuju Ramadhan 1447 H.
Hingga hari ini, Kamis, 5 Februari 2026, kita berada di ambang pintu bulan penuh berkah. Namun, terdapat sedikit perbedaan estimasi antara metode yang digunakan oleh pemerintah dengan organisasi Islam Muhammadiyah.
Berikut adalah rincian hitung mundurnya:
- Versi Muhammadiyah (Metode Hisab): Muhammadiyah melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) telah menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Artinya, terhitung dari hari ini, warga Muhammadiyah akan mulai berpuasa dalam 13 hari lagi.
- Versi Pemerintah (Metode Rukyatul Hilal): Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) memprakirakan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Jika prakiraan ini akurat, maka masyarakat akan memulai ibadah puasa dalam 14 hari lagi.
Meski kalender Hijriah Indonesia telah memberikan prediksi, pemerintah tetap akan melakukan verifikasi faktual melalui Sidang Isbat. Ini adalah mekanisme rutin yang melibatkan para ahli astronomi, ulama, dan perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam.
Berdasarkan informasi dari Bimas Islam Kemenag RI, Sidang Isbat awal Ramadhan 1447 H dijadwalkan berlangsung pada:
- Hari/Tanggal: Selasa, 17 Februari 2026
- Waktu: Mulai pukul 16.00 WIB
- Lokasi: Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kemenag RI, Jakarta.
Hasil dari sidang ini akan menentukan secara resmi apakah hilal (bulan sabit muda) sudah memenuhi kriteria visibilitas untuk menandai pergantian bulan.
Bukan hanya awal puasa yang dicari, jadwal Lebaran atau Idul Fitri 1447 H juga sudah dipetakan. Menariknya, pemerintah memprakirakan bulan Ramadhan tahun ini akan digenapkan menjadi 30 hari (istikmal).
Berikut rincian estimasi Hari Raya Idul Fitri 2026:
- Versi Muhammadiyah: Jumat, 20 Maret 2026.
- Versi Pemerintah: Sabtu, 21 Maret 2026.
Kabar gembiranya, pemerintah telah menetapkan jadwal libur nasional dan cuti bersama melalui SKB 3 Menteri. Hal ini memungkinkan masyarakat untuk menikmati libur panjang atau long weekend guna merayakan momen kemenangan bersama keluarga.
| Hari & Tanggal | Keterangan |
| Jumat, 20 Maret 2026 | Cuti Bersama Idul Fitri 1447 H |
| Sabtu, 21 Maret 2026 | Hari Raya Idul Fitri 1447 H (Hari ke-1) |
| Minggu, 22 Maret 2026 | Hari Raya Idul Fitri 1447 H (Hari ke-2) |
| Senin, 23 Maret 2026 | Cuti Bersama Idul Fitri 1447 H |
| Selasa, 24 Maret 2026 | Cuti Bersama Idul Fitri 1447 H |
Dengan sisa waktu kurang dari dua pekan, para ulama menyarankan agar umat Muslim mulai melatih fisik dengan puasa sunnah serta memperbanyak literasi mengenai fikih puasa. Persiapan ekonomi juga penting, mengingat tren harga bahan pokok biasanya mengalami fluktuasi menjelang pertengahan bulan Februari.
Bagi Anda yang ingin memantau jadwal secara mandiri, berikut adalah akses resmi yang bisa diunduh:
Mari kita siapkan hati dan kesehatan agar dapat menjalani ibadah Ramadhan 1447 H dengan penuh kekhusyukan dan keberkahan. Selamat menyambut bulan suci!






