Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Wajo

Lulus Jadi Kiai Muda, 106 Santri As’adiyah Sengkang Siap Berdakwah hingga ke Malaysia

Wamanews.id, 13 Mei 2025 – Sebanyak 106 santri dan santriwati Pondok Pesantren As’adiyah Mahad Aly Sengkang resmi menyandang gelar Kiai Muda usai mengikuti prosesi wisuda yang digelar di Sallo Hotel, Sengkang, Senin (12/5/2025).

Momentum sakral ini menjadi tonggak baru bagi para lulusan dalam mengemban amanah dakwah dan pengabdian di berbagai daerah, termasuk hingga ke luar negeri seperti Malaysia.

Syaikhul Mahad Aly As’adiyah, KH Nurdin Maratang, menegaskan bahwa Mahad Aly merupakan lembaga pendidikan tertinggi dalam mencetak ulama di Indonesia yang telah diakui secara resmi oleh negara.

“Mahad Aly As’adiyah mendapat pengakuan berdasarkan SK Kementerian Agama sejak 2021. Alhamdulillah, kini banyak yang berminat melanjutkan pendidikan ulama di sini,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Menurutnya, lulusan Mahad Aly dibekali tidak hanya ilmu agama yang mendalam, tetapi juga keterampilan praktis dalam menyampaikan dakwah serta mendampingi masyarakat.

“Alumni Mahad Aly itu serba bisa. Apalagi di pondok ada kegiatan seperti hafalan Alquran minimal dua juz per semester,” tambahnya.

Kiai Nurdin juga mengungkapkan bahwa sebagian besar alumni Mahad Aly As’adiyah telah mengabdi di berbagai pelosok tanah air. Bahkan kini ada yang ditugaskan hingga ke Malaysia sebagai bentuk perluasan misi dakwah dan pendidikan Islam.

“Kami atas nama pondok pesantren berterima kasih kepada para orang tua yang mempercayakan anak-anaknya kepada kami. Hari ini mereka diwisuda sebagai Kiai Muda, dan besok mereka akan mengabdi di tengah masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Muhammad Syawal Rifandi, salah satu wisudawan asal Kabupaten Bone menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya. la menyebut gelar Kiai Muda adalah amanah besar yang akan ia emban dengan penuh tanggung jawab.

“InsyaAllah, semua ilmu yang kami dapatkan akan kami turunkan di masyarakat. Ini bukan akhir, justru awal dari perjuangan kami dalam berdakwah dan melayani umat,” kata Syawal.

la pun tak lupa menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para kiai dan guru-guru di As’adiyah.

“Tanpa bimbingan dan doa mereka, kami tidak akan sampai di titik ini,” pungkasnya.

Mahad Aly As’adiyah Sengkang sendiri merupakan salah satu lembaga pendidikan berbasis pesantren tertua dan terbesar di Sulawesi Selatan.

Lembaga ini memiliki sejarah panjang dalam mencetak kader-kader ulama yang siap mengabdi di berbagai penjuru negeri.

Keberhasilan wisuda tahun ini sekaligus menandai eksistensi Mahad Aly As’adiyah sebagai pusat pendidi kan keislaman yang tetap relevan dan dibutuhkan di era modern.

Para kiai muda yang dilantik bukan hanya membawa nama besar pesantren, tetapi juga harapan umat untuk mendapatkan pencerahan spirit ual di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Penulis

Related Articles

Back to top button