Bus Bintang Timur Terguling di Keera Wajo, Seluruh Penumpang Dilarikan ke Rumah Sakit

Wamanews.id, 30 Desember 2025 – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur maut Jalan Trans Sulawesi, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Sebuah bus komersial milik PO Bintang Timur dilaporkan mengalami kecelakaan tunggal hingga terguling di badan jalan pada Selasa pagi (30/12/2025).
Insiden tragis ini mengakibatkan seluruh penumpang harus dilarikan ke pusat layanan medis terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
Peristiwa ini dibenarkan oleh Kasat Lantas Polres Wajo, Riyanda Putra Utama. Saat dikonfirmasi, pihaknya menyatakan bahwa seluruh korban, termasuk sopir bus, saat ini tengah ditangani oleh tim medis.
“Betul, ada bus mengalami kecelakaan tunggal di daerah Wajo. Penumpangnya dilarikan semua ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan pertama,” ujar AKP Riyanda Putra Utama kepada awak media, Selasa siang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kecelakaan ini terjadi tepat di depan SMK Negeri 7 Wajo, Desa Lalliseng, Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo. Bus tersebut diketahui bergerak dari arah Kota Makassar menuju daerah utara.
Namun, sesampainya di lokasi kejadian yang merupakan jalur Trans Sulawesi dengan kondisi jalan yang menantang, bus kehilangan kendali dan berakhir dalam posisi terguling. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam mengenai penyebab pasti kecelakaan. Petugas di lapangan tengah mengumpulkan keterangan dari saksi mata serta menunggu kondisi para korban stabil untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
“Sopirnya juga masih dalam perawatan medis, sehingga belum bisa kami mintai keterangan terkait kronologi detail mengapa bus tersebut bisa hilang kendali. Kami masih fokus pada pendataan jumlah penumpang dan memastikan semua korban tertangani,” tambah Riyanda.
Sebuah video amatir berdurasi 1 menit 4 detik yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi mencekam di lokasi kejadian. Bus Bintang Timur tersebut tampak terguling menyamping tepat di atas sebuah jembatan kecil. Kerusakan paling parah terlihat pada bagian kanan badan bus yang ringsek berat akibat benturan keras dengan aspal dan pembatas jalan.
Proses evakuasi bangkai bus pun berlangsung dramatis dan cukup sulit. Satu unit truk besar beroda 10 telah dikerahkan ke lokasi untuk menarik posisi bus agar kembali tegak. Namun, upaya tersebut sempat terkendala karena posisi badan bus yang tersangkut di palang beton jembatan.
“Bus sampai sekarang (siang ini) belum berhasil dievakuasi sepenuhnya. Posisinya agak sulit karena tertahan palang beton jembatan, namun personel kami di lapangan terus mengupayakan evakuasi secepat mungkin agar tidak menghambat arus lalu lintas di jalur Trans Sulawesi,” jelas Kasat Lantas.
Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi para pengguna jalan, terutama di penghujung tahun di mana arus mudik dan liburan sedang meningkat tajam. Kondisi cuaca yang tidak menentu dan kelelahan pengemudi seringkali menjadi faktor utama kecelakaan di jalur panjang seperti Trans Sulawesi.
Polres Wajo mengimbau kepada seluruh sopir angkutan umum maupun kendaraan pribadi untuk selalu mengutamakan keselamatan daripada kecepatan. Jika merasa lelah atau mengantuk, pengemudi disarankan untuk beristirahat di posko-posko pengamanan atau tempat istirahat yang tersedia di sepanjang jalur Wajo.
Pihak RSUD setempat saat ini masih melakukan observasi terhadap para korban. Meski seluruh penumpang dilarikan ke RS, pihak kepolisian belum merinci secara detail berapa jumlah korban yang mengalami luka berat maupun luka ringan. Redaksi WamaNews.id akan terus memperbarui informasi terkait identitas korban dan perkembangan evakuasi di lokasi kejadian.







