Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Lifestyle

Bukan Malah Awet, 5 Jenis Pakaian Ini Justru Rusak dan Bau Jika Dijemur Di Udara

Wamanews.id, 8 Januari 2026 – Mengeringkan pakaian dengan cara menjemurnya di bawah sinar matahari atau di udara terbuka merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Indonesia. Selain dianggap lebih hemat energi dan ramah lingkungan dibandingkan menggunakan mesin pengering (dryer), menjemur manual juga dianggap mampu membunuh kuman secara alami.

Namun, tahukah Anda bahwa tidak semua jenis kain bersahabat dengan udara terbuka? Alih-alih bersih dan awet, beberapa material pakaian justru bisa mengalami kerusakan serat, kehilangan bentuk aslinya, hingga menimbulkan bau tidak sedap jika dikeringkan secara manual. Dilansir dari berbagai sumber ahli tekstil pada Kamis (8/1/2026), berikut adalah lima jenis pakaian dan perlengkapan berbahan kain yang sebaiknya tidak dijemur di udara terbuka.

1. Bahan Denim (Jeans)

Bahan denim dikenal memiliki serat yang tebal dan kuat. Justru karena ketebalannya, menjemur denim di udara terbuka sangat tidak dianjurkan. Selain membutuhkan waktu yang sangat lama untuk kering sempurna, paparan sinar matahari langsung sering kali membuat celana jeans atau jaket denim Anda menjadi kaku dan kasar saat dipakai.

Solusinya: Gunakan pengaturan panas rendah pada mesin cuci atau tanpa panas pada mesin pengering. Jika harus menjemur manual, pastikan tidak terkena matahari langsung dan balikkan pakaian (bagian dalam di luar) untuk menjaga warna tetap awet.

2. Katun Tebal (Sweater dan Celana Olahraga)

Berbeda dengan kaos katun tipis yang aman dijemur manual, katun tebal seperti pada hoodie, celana olahraga (jogger), atau kaos oblong premium memiliki sifat menyerap air yang sangat tinggi.

Jika dikeringkan hanya dengan mengandalkan angin, katun tebal akan terjebak dalam kondisi lembap terlalu lama. Hal inilah yang memicu pertumbuhan bakteri penyebab bau apek yang menyengat, terutama saat musim hujan atau kondisi cuaca mendung seperti yang sering terjadi di awal tahun 2026 ini.

3. Polyester dan Bahan Sintetis Tertentu

Meskipun bahan sintetis seperti spandeks atau nilon relatif aman dijemur di udara, hal ini tidak berlaku untuk polyester. Serat polyester cenderung menahan kelembapan di dalam celah kainnya. Jika dijemur di luar ruangan tanpa sirkulasi panas yang stabil, pakaian ini akan mengeluarkan bau apek yang sulit hilang meski sudah disetrika.

Tips: Keringkan pakaian berbahan polyester dengan mesin pengering pada pengaturan panas sedang. Cara ini terbukti lebih efektif menghilangkan kerutan secara alami dibandingkan menjemurnya di tali jemuran.

4. Barang Berisi Bulu Angsa (Down-Filled)

Perlengkapan seperti jaket winter, selimut (duvet), atau bantal yang berisi bulu angsa sangat dilarang untuk dikeringkan secara manual. Masalah utamanya adalah penggumpalan. Saat dijemur manual, air akan menumpuk di bagian bawah bulu, membuatnya menggumpal dan kehilangan volume (fluffy).

Lebih parah lagi, kelembapan yang tersisa di dalam tumpukan bulu angsa adalah tempat favorit bagi jamur untuk berkembang biak. Hal ini tidak hanya merusak barang, tetapi juga berisiko bagi kesehatan pernapasan Anda.

5. Selimut Berat dan Handuk Mandi

Selimut dan handuk memiliki tekstur yang dirancang untuk menyerap air secara maksimal. Karena bobotnya yang menjadi berkali-kali lipat lebih berat saat basah, menjemurnya di tali jemuran dapat merusak elastisitas serat kainnya.

Selain itu, handuk yang dijemur di bawah matahari langsung sering kali menjadi kasar dan “tajam” di kulit. Penggunaan mesin pengering lebih disarankan agar handuk tetap lembut dan seratnya tetap mengembang.

Meski ada larangan untuk bahan-bahan di atas, bukan berarti Anda tidak boleh menjemur sama sekali. Pakaian berbahan linen, katun tipis, atau sutra ringan justru lebih baik dikeringkan di udara untuk menghindari pengerutan akibat panas mesin.

Tips Tambahan untuk Menjemur Manual:

  • Letakkan Mendatar: Untuk baju rajut atau bahan yang mudah melar, jangan digantung. Letakkan mendatar di atas rak pengering agar bentuknya tetap terjaga.
  • Hindari Matahari Terik: Jemurlah di tempat yang teduh namun memiliki sirkulasi udara yang baik.
  • Perhatikan Label Perawatan: Selalu cek instruksi pada label pakaian (care label) sebelum memutuskan metode pengeringan.

Dengan memahami karakteristik masing-masing bahan, Anda tidak hanya menjaga pakaian tetap wangi, tetapi juga memperpanjang usia pakai koleksi busana kesayangan Anda.

Penulis

Related Articles

Back to top button