Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Wajo

Bukan Sekadar Hobi, Bersepeda Kini Jadi Peluang Bisnis di Kota Sengkang

Wamanews.id, 30 Oktober 2026 – Aktivitas bersepeda tidak hanya menjadi sarana olahraga dan mengisi waktu luang, tetapi juga dapat membuka peluang usaha. Hal inilah yang terlihat dari perkembangan bisnis penyewaan sepeda di Kota Sengkang, Kabupaten Wajo, yang berawal dari kegemaran seseorang terhadap dunia sepeda.

Usaha yang dirintis Firdan Safitra tersebut bermula dari kebiasaannya bersepeda ke berbagai tempat. Kegemaran itu kemudian mendorongnya melihat peluang usaha, terlebih ketika ia memperhatikan banyak masyarakat Sengkang yang juga memiliki ketertarikan terhadap aktivitas bersepeda.

Berbekal dua unit sepeda sebagai modal awal, Firdan mulai membuka usaha penyewaan sepeda. Langkah sederhana tersebut sekaligus menjadi upayanya untuk mendorong semakin ramainya aktivitas bersepeda di Kota Sengkang.

“Awalnya kan dua sepedaku, terus makanya juga lihat banyak orang-orang Sengkang memang suka sepeda, makanya terinspirasikan untuk buka ini. Terutama supaya ramai pesepeda di Sengkang,” ungkap Firdan.

Seiring berjalannya waktu, usaha yang awalnya hanya memiliki dua unit sepeda tersebut terus berkembang. Kini, tempat penyewaan itu telah menyediakan lebih banyak sepeda yang dapat disewa oleh masyarakat umum.

Keberadaan usaha ini memberikan alternatif bagi masyarakat yang ingin menikmati aktivitas bersepeda tanpa harus memiliki sepeda sendiri. Selain untuk berolahraga, penyewaan sepeda juga dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengisi waktu luang bersama teman maupun keluarga.

Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa kegemaran terhadap suatu aktivitas dapat menjadi peluang ekonomi apabila dikelola dengan baik. Dari hobi bersepeda, Firdan tidak hanya membangun usaha, tetapi juga ikut memperkenalkan aktivitas bersepeda kepada masyarakat yang lebih luas.

Meski demikian, perkembangan aktivitas bersepeda di Sengkang menurutnya masih perlu didukung dengan ketersediaan fasilitas dan ruang yang aman bagi para pesepeda.

Ia berharap pesepeda tidak lagi dipandang sebagai pengguna jalan yang mengganggu arus lalu lintas. Sebaliknya, mereka juga perlu mendapatkan hak dan ruang yang setara dengan pengguna kendaraan lainnya.

“Semoga terwujud ruang yang aman bagi pesepeda, pesepeda tidak lagi dianggap gangguan, tapi pesepeda punya hak yang sama dengan pengendara lain. Terwujud keadilan untuk semua pengguna jalan, khususnya pesepeda yang hari ini semakin termarginalkan,” harapnya.

Harapan tersebut menjadi perhatian tersendiri di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap aktivitas bersepeda. Sebab, selain mendorong tumbuhnya usaha penyewaan sepeda, perkembangan budaya bersepeda juga perlu diimbangi dengan dukungan infrastruktur dan keselamatan di jalan raya.

Berawal dari kegemaran dan dua unit sepeda, usaha penyewaan ini kini berkembang menjadi peluang bisnis di Kota Sengkang. Lebih dari sekadar aktivitas ekonomi, usaha tersebut turut membawa harapan agar budaya bersepeda semakin berkembang dan mendapatkan ruang yang layak di Kabupaten Wajo.

Penulis

Related Articles

Back to top button