Ramai Dibahas! Daftar Silent Business yang Dianggap Boring Tapi Untung Gede

Wamanews.id, 16 Oktober 2026 – Memulai usaha di era sekarang memang penuh tantangan. Semua orang berlomba-lomba membuka bisnis yang “kelihatan keren”, mulai dari coffee shop estetik, thrift shop, hingga menjadi content creator. Akibatnya persaingan makin ketat dan margin keuntungan makin tipis.
Padahal, ada rahasia dalam dunia wirausaha yang jarang dibahas. Peluang terbesar justru sering bersembunyi di balik bisnis yang tidak terlihat, tidak glamor, dan dianggap membosankan. Fenomena ini yang kini viral disebut sebagai “Silent Business”.
Bisnis senyap ini minim pesaing serius karena jarang dilirik, namun didorong oleh kebutuhan nyata, bukan tren sesaat. Akun Instagram @ukmexpertid merangkum pengakuan jujur warganet di Threads tentang bisnis-bisnis tersebut.
Hasilnya, cuannya bikin geleng kepala.Berikut adalah rangkuman lengkap ide Silent Business yang bisa jadi inspirasi usahamu:
1. Jualan Barang Kecil yang Repeat Order Terus
Jangan remehkan kantong plastik, karet gelang rambut, dan sejenisnya. Kelihatannya murah, tapi semua orang membutuhkannya dalam jumlah banyak dan belinya berulang-ulang. Perputaran uangnya sangat cepat.
2. Usaha Laundry Kiloan
Dianggap bisnis biasa, namun setelah dijelaskan model bisnisnya oleh netizen, profitnya ternyata tidak main-main. Kebutuhan akan pakaian bersih membuat bisnis ini tidak pernah sepi.
3. Kelola Sampah
Bisnis yang sering dipandang sebelah mata. Dianggap kotor dan tidak keren, sehingga tidak ada yang mau meniru. Padahal cuan per bulannya sangat fantastis karena menjadi solusi masalah lingkungan.
4. Gadai Kelapa
Sistem unik di daerah perkampungan. Banyak pemilik pohon kelapa yang butuh uang mendadak (BU). Kamu bisa menggadai pohonnya, dan selama uang belum dibayar, kamu bebas memanen kelapanya untuk dijual kembali ke pengepul. Profit bisa lebih dari Rp3 juta per bulan.
5. Ternak Cacing
Modalnya sangat minim, hanya sampah makanan sebagai pakan utama untuk membuat cacing cepat gendut. Namun omzetnya disebut-sebut bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta.
6. Katering Bakso Model B2B
Jualan bakso dengan sistem Business to Business (B2B) untuk kantor atau acara. Sekali dapat orderan, jumlahnya langsung banyak. Jika diakumulasikan selama sebulan, totalnya sangat besar.
7. Penitipan Abu Jenazah
Ini yang paling bikin kaget dengan hitungan matematisnya. Satu kotak maksimal 3 guci abu, 1 ruangan ada 54 kotak, total 6 ruangan. Jika 972 guci x Rp800 ribu, omzet bisa mencapai Rp777,6 juta per bulan. Operasionalnya hanya satpam, OB, listrik dan air.
8. Jualan Gorengan
Modal per pcs hanya Rp300-500 sudah termasuk minyak dan LPG, dijual Rp1.000. Keuntungannya hampir 100% dan tidak ada orang yang beli gorengan cuma 1 pcs.
9. Printilan Alat Jahit
Jualan kancing, jarum, dan perlengkapan jahit lainnya di dalam pasar. Untungnya bisa ratusan persen. Ada testimoni mertua yang punya kios kecil di dalam pasar tapi bisa membeli 4 rumah secara cash.
10. Jualan Daster
Kalau ingin terjun di dunia fashion tanpa modal besar, jualan daster adalah jalannya. Dari modal tenda kaki lima selama 6 bulan, sudah bisa buka toko kecil-kecilan.
11. Bulu Ayam Olahan untuk Pakan
Limbah bulu ayam yang jarang dilirik orang, diolah kembali menjadi pakan ayam. Bisnis ini sepi peminat tapi keuntungannya tidak main-main.
12. Bisnis Hobi: Batu Akik dan Ikan Cupang
Bisnis hobi ternyata tidak ada matinya. Batu akik untungnya tidak kaleng-kaleng, tidak ada basi apalagi rugi. Sementara ikan cupang, terutama di Jabodetabek saat Covid, profit margin-nya bisa 500%-600% jika dijual ke luar pulau.
Fenomena Silent Business ini mengajarkan satu hal penting: Jangan mencari bisnis yang membuatmu terlihat keren di mata orang lain. Carilah bisnis yang membuat rekeningmu bertumbuh. Bisnis yang “membosankan” dan “tidak seksi” justru adalah tambang emas karena minim persaingan.







