Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Wajo

Sukseskan MQK Nasional: Pemkab Wajo Alokasikan Rp14 Miliar untuk Perbaiki Akses Jalan Menuju Pesantren As’adiyah Macanang 

Wamanews.id, 2 Agustus 2025 – Persiapan menyambut Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Nasional dan Internasional 2025 di Kabupaten Wajo semakin intensif. Hajatan besar yang akan berlangsung pada Oktober mendatang ini menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo. 

Untuk memastikan kelancaran acara, Pemkab Wajo mengambil langkah strategis dengan mengalokasikan anggaran fantastis sebesar Rp14 miliar untuk memperbaiki akses jalan menuju lokasi acara. Perbaikan jalan ini difokuskan pada jalur sepanjang 6,4 kilometer yang melintasi poros Buloe Macanang hingga Macanang–Uraiyang. 

Lokasi acara utama, Pesantren As’adiyah Macanang, Kecamatan Majauleng, menjadi titik sentral perbaikan ini. Dengan adanya perbaikan infrastruktur jalan, diharapkan ribuan peserta dan pengunjung, baik dari dalam maupun luar negeri, akan merasa nyaman dan aman dalam perjalanan mereka.

Kepala Dinas PUPRP Wajo, Andi Pameneri, menegaskan komitmen Pemkab Wajo terhadap proyek ini. “Perbaikan jalan ini sangat penting untuk memudahkan transportasi menuju lokasi acara. Kami pastikan pekerjaan ini rampung sebelum 1 Oktober 2025,” jelasnya, memastikan bahwa infrastruktur akan siap sepenuhnya sebelum MQK dimulai. Pernyataan ini disampaikan pada Jumat (1/8/2025), menunjukkan keseriusan Pemkab dalam mengejar target waktu yang telah ditetapkan.

Persiapan MQK 2025 tidak hanya terbatas pada perbaikan jalan. Di dalam area pesantren, pembangunan auditorium baru juga sedang dikebut. Saddam Husain, salah satu staf Pesantren As’adiyah, menyampaikan optimisme bahwa seluruh fasilitas akan siap tepat waktu. Bahkan, ia mengungkapkan harapan besar agar Presiden Prabowo Subianto bisa hadir langsung untuk membuka acara. “Ini akan menjadi momen bersejarah bagi Kabupaten Wajo,” ucapnya.

MQK 2025 ini memiliki makna yang lebih dari sekadar ajang perlombaan. Kehadiran delegasi dari negara-negara tetangga seperti Malaysia, Brunei, Thailand, hingga Singapura akan menjadikan MQK sebagai sarana strategis untuk mempererat silaturahmi dan mempromosikan kekayaan budaya Islam Nusantara ke kancah internasional.

Bupati Wajo, H. Andi Rosman, dalam berbagai kesempatan selalu menegaskan komitmennya untuk menyukseskan perhelatan akbar ini. Menurutnya, MQK adalah momentum emas yang tidak boleh disia-siakan. “MQK ini bukan hanya kegiatan seremonial, tapi momentum untuk menggerakkan ekonomi lokal dan mempererat hubungan antarbangsa melalui khazanah keilmuan pesantren,” ujar Bupati Rosman.

Pernyataan Bupati ini menggarisbawahi bahwa kesuksesan MQK tidak hanya diukur dari kelancaran acara, tetapi juga dari dampak nyata yang dirasakan oleh masyarakat, terutama para pelaku ekonomi lokal. Dengan semangat gotong royong dan dukungan semua pihak, Pemkab Wajo optimis MQK 2025 akan berlangsung sukses dan menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Wajo.

Penulis

Related Articles

Back to top button