Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

SulSel

Viral Lowongan Jadi Manusia Silver di Makassar, Cuma Butuh Ijazah SMP!

Wamanews.id, 22 April 2025 – Dunia maya kembali dibuat heboh dengan beredarnya sebuah poster lowongan kerja yang tidak biasa. Kali ini datang dari Makassar, Sulawesi Selatan. Dalam poster tersebut, tercantum lowongan kerja menjadi “manusia silver” lengkap dengan logo perusahaan yang mengatasnamakan PT. Silver Human.

Poster ini sontak mengundang perhatian luas, terutama di media sosial. Pasalnya, pekerjaan manusia silver selama ini dikenal sebagai profesi jalanan umumnya dilakukan secara mandiri oleh individu yang berdandan dengan cat silver dan mengamen di jalanan. Namun kali ini, tawaran kerja itu dibuat seolah resmi, dengan menyebutkan syarat dan ketentuan layaknya lowongan formal lainnya.

Dalam poster tersebut, disebutkan bahwa pelamar hanya perlu berpendidikan minimal SMP dan berusia maksimal 45 tahun. Tak hanya itu, mereka juga akan ditempatkan di titik-titik lampu merah sesuai domisili. Setiap titik diklaim akan diisi maksimal lima orang. Praktis, struktur dalam poster ini seakan menunjukkan pekerjaan manusia silver dilakukan secara profesional dan terorganisir.

Belum diketahui siapa yang berada di balik penyebaran poster tersebut dan apakah PT. Silver Human benar-benar eksis atau fiktif. Namun yang jelas, fenomena ini langsung memantik reaksi dari Pemerintah Kota Makassar.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), dengan tegas menanggapi temuan poster ini. Ia mengatakan bahwa dirinya telah menginstruksikan instansi terkait seperti Dinas Sosial dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk turun tangan dan menyelidiki fenomena ini.

“Kenapa? Karena ini bisa saja akan terus bermasalah,” ujar Appi di Balai Kota Makassar, Senin (22/4/2025). Ia menyoroti potensi bahaya dari aktivitas manusia silver yang selama ini belum terjamin keamanannya, terutama dari segi kesehatan.

“Tidak ada yang menjamin apa yang ditaruh di badannya itu tidak mengandung bahan berbahaya. Apalagi cat silver yang mereka gunakan, asal-usulnya tidak diketahui,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Appi tidak menutup kemungkinan bahwa fenomena manusia silver ini beroperasi secara terstruktur dan masif. Oleh karena itu, ia menyebut Pemkot Makassar akan menyelidiki lebih dalam untuk mengetahui akar persoalan sebenarnya.

“Kita akan cari tahu akar persoalannya di mana,” tandasnya.

Sementara itu, Dinas Sosial Kota Makassar mengungkapkan bahwa poster serupa juga sempat beredar pada tahun 2024 lalu. Namun, kala itu penyebarnya tak pernah teridentifikasi. Hingga kini, motif dan tujuan penyebaran lowongan ini masih misterius.

Fenomena manusia silver bukan hal baru di kota-kota besar Indonesia. Namun, saat kemunculannya mulai dibalut dengan skema rekrutmen dan struktur formal seperti ini, maka patut menjadi perhatian serius pemerintah dan masyarakat. Isu ini bukan hanya soal pekerjaan jalanan, tapi juga menyangkut aspek eksploitasi, keselamatan, dan dampak sosial yang lebih luas.

Pemerintah Kota Makassar kini berada di posisi penting untuk segera menindaklanjuti dan mengedukasi masyarakat tentang praktik-praktik seperti ini. Di sisi lain, masyarakat pun diimbau untuk tidak mudah tergiur dengan tawaran kerja yang tidak jelas asal-usul dan legalitasnya.

Penulis

Related Articles

Back to top button