Arus Mudik Udara 2026 Membludak! Bandara Makassar Layani 175 Ribu Penumpang dalam 5 Hari

Wamanews.id, 19 Maret 2026 – Gelombang arus mudik Lebaran 2026 melalui jalur udara di gerbang utama Indonesia Timur mulai menunjukkan grafik kenaikan yang sangat signifikan. Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (SHIAM) di Makassar, Sulawesi Selatan, mencatat telah melayani sebanyak 175.148 penumpang hanya dalam kurun waktu lima hari pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran 2026.
Angka ini mencerminkan antusiasme masyarakat yang luar biasa untuk merayakan Idulfitri 1447 Hijriah di kampung halaman. Dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025 lalu, terjadi lonjakan arus penumpang sebesar 13,6 persen, di mana tahun lalu bandara ini melayani sekitar 154.188 orang pada rentang waktu yang sama.
Peningkatan ini tidak hanya terlihat dari akumulasi total, tetapi juga terpantau pada data harian. Branch Communication & CSR Department Head Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Fascal Ramadhan, mengungkapkan bahwa tren positif ini terus terjaga sejak posko dibuka pada 13 Maret 2026 hingga 17 Maret 2026.
“Data Lalu Lintas Udara pada periode 13-17 Maret 2026 mencatat sebanyak 175.148 penumpang, meningkat +13,6 persen dibandingkan tahun 2025 yang tercatat sebanyak 154.188 penumpang,” jelas Fascal dalam keterangan tertulisnya pada Rabu (18/3/2026).
Secara spesifik, pada hari Selasa (17/3), jumlah penumpang harian menyentuh angka 36.860 orang. Jika dikomparasi dengan hari yang sama pada tahun sebelumnya (34.933 penumpang), terdapat pertumbuhan sebesar 5,5 persen. Hal ini menunjukkan bahwa puncak arus mudik sudah mulai terasa merata di setiap harinya.
Sejalan dengan membludaknya jumlah penumpang, mobilitas pesawat di landasan pacu Bandara Sultan Hasanuddin juga mengalami peningkatan intensitas. Selama lima hari pertama posko, tercatat total ada 1.336 pergerakan pesawat (take-off dan landing). Angka ini naik 14,7 persen dibandingkan tahun 2025 yang hanya mencatat 1.165 pergerakan.
Untuk mengakomodasi lonjakan permintaan kursi penerbangan, beberapa maskapai telah mengoperasikan penerbangan tambahan atau extra flight. Hingga saat ini, realisasi extra flight sudah mencapai 39 penerbangan atau sekitar 63,9 persen dari total rencana penambahan yang diajukan maskapai.
“Pada data harian Selasa 17 Maret saja, terdapat 277 pergerakan pesawat, naik 7,8 persen dibandingkan tahun lalu dengan 257 pergerakan,” tambah Fascal.
Pihak manajemen bandara memprediksi bahwa pada hari ini, Rabu (18/3/2026), eskalasi penumpang akan terus meningkat tajam. Estimasi internal menunjukkan angka penumpang harian bisa melampaui 37.344 orang dengan dukungan setidaknya 260 pergerakan pesawat.
Terkait destinasi favorit, rute dari dan menuju Jakarta (CGK) tetap menempati urutan pertama sebagai jalur paling sibuk. Selain itu, rute menuju Surabaya (SUB) dan Kendari (KDI) juga menjadi tiga besar rute yang paling banyak diminati oleh para pemudik tahun ini. Hal ini mempertegas posisi Bandara Sultan Hasanuddin sebagai hub atau pusat transit utama bagi penumpang yang hendak menuju wilayah tenggara dan barat Indonesia.
Menghadapi kepadatan yang terus meningkat, pihak otoritas bandara mengimbau kepada seluruh calon penumpang untuk tiba lebih awal di bandara, setidaknya 3 jam sebelum jadwal keberangkatan. Hal ini penting untuk menghindari antrean panjang pada proses check-in maupun pemeriksaan keamanan.
Penggunaan fasilitas online check-in juga sangat disarankan guna mempercepat proses keberangkatan. Meskipun kondisi operasional berjalan lancar, kesiapan fisik dan ketertiban penumpang dalam mengikuti arahan petugas di lapangan menjadi kunci utama kelancaran mudik udara tahun 2026 ini.







