Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Nasional

THR 2026 Cair Awal Ramadan, Intip Rincian dan Estimasi Besarannya 

Wamanews.id, 21 Februari 2026 – Kabar yang dinanti-nantikan oleh jutaan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pensiunan di seluruh Indonesia akhirnya menemui titik terang. Pemerintah secara resmi mengonfirmasi bahwa Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2026 akan segera dicairkan. Tidak perlu menunggu hingga mendekati Idulfitri, dana segar ini dijadwalkan masuk ke rekening masing-masing pada minggu pertama bulan Ramadan 1447 Hijriah.

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Selain sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian para abdi negara, pencairan THR di awal waktu merupakan strategi pemerintah untuk memutar roda ekonomi lebih kencang sejak awal tahun.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa proses administrasi pencairan tunjangan tahunan tersebut sudah berada di tahap final. Meski tidak merinci angka pastinya secara mendetail saat ditemui pada Jumat (20/2/2026), ia memastikan jumlahnya cukup masif untuk memberikan dampak instan pada daya beli masyarakat.

“Bentar lagi dikeluarin. Saya lupa angkanya, tetapi cukup besar,” ujar Purbaya dengan nada optimis.

Pemerintah berharap pencairan THR ini menjadi suntikan dana segar yang dapat meningkatkan konsumsi rumah tangga secara masif di tengah suasana Ramadan. Hal ini sejalan dengan target ambisius pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan pertama tahun 2026 agar tetap berada di jalur positif.

Sebagai catatan, komitmen fiskal ini tertuang dalam proyeksi belanja negara kuartal I-2026 yang mencapai Rp809 triliun. Selain THR, anggaran tersebut juga mencakup:

  • Program Makan Bergizi Gratis (MBG): Rp62 triliun.
  • Rehabilitasi Bencana (Sumatera): Rp6 triliun.
  • Paket Stimulus Ekonomi: Rp13 triliun.

“Prediksi kita di triwulan pertama, ekonomi kita bisa tumbuh antara 5,5 persen sampai 6 persen,” pungkasnya.

Rincian Besaran THR ASN Aktif (PNS & PPPK)

Bagi ASN aktif (PNS dan PPPK), komponen THR tahun ini tetap mengacu pada penghasilan utuh satu bulan. Berikut adalah rincian komponen yang akan diterima:

  1. Gaji Pokok sesuai golongan dan masa kerja.
  2. Tunjangan Keluarga (Istri/Suami 10% dan Anak 2% dari gaji pokok).
  3. Tunjangan Jabatan/Umum.
  4. Tunjangan Kinerja (Tukin) atau tambahan penghasilan pegawai (TPP) sesuai kebijakan instansi masing-masing.

Simulasi Perhitungan: Seorang PNS Golongan III/a dengan status menikah dan satu anak, memiliki gaji pokok Rp2.785.700. Maka estimasi THR yang diterima (tanpa tukin) adalah sekitar Rp3.659.984. Namun, jika PNS tersebut bertugas di instansi yang memberikan tunjangan kinerja sebesar Rp3.000.000, maka total THR yang mendarat di rekening bisa mencapai Rp6.659.984 sebelum potongan pajak.

Bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), skemanya hampir serupa. Contohnya, PPPK dengan gaji pokok Rp3.200.000 dan tunjangan keluarga Rp300.000, maka akan menerima THR sebesar Rp3.500.000.

Bagi para pensiunan PNS, TNI, dan Polri, ada sedikit perbedaan komponen. Sesuai aturan, THR pensiunan tidak mencakup tunjangan kinerja. Besaran yang diterima didasarkan pada uang pensiun bulanan rutin yang meliputi pensiun pokok, tunjangan keluarga, dan tambahan penghasilan pensiun jika ada.

Sebagai ilustrasi, pensiunan PNS golongan III dengan pensiun pokok Rp2.000.000 ditambah tunjangan keluarga (Istri & Anak) total Rp240.000, maka akan menerima THR bersih sebesar Rp2.240.000 tanpa potongan apa pun.

Meskipun pemerintah pusat sudah memberikan lampu hijau sejak minggu pertama Ramadan, waktu pencairan di tiap daerah atau instansi mungkin akan mengalami sedikit pergeseran tergantung kesiapan administrasi lokal. Namun, Menteri Keuangan memastikan bahwa koordinasi antarlembaga terus dipercepat agar tidak ada keterlambatan yang berarti.

Pemerintah mengimbau agar para ASN dan pensiunan dapat memanfaatkan dana THR ini secara bijak mengutamakan kebutuhan pokok dan zakat—sehingga tujuan utama untuk memperkuat daya beli dan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional dapat tercapai dengan sempurna.

Selamat menyambut bulan Ramadan dengan hati yang tenang dan dompet yang terisi!

Penulis

Related Articles

Back to top button