Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

SulSel

Sulsel Raih Penghargaan TPAKD Terbaik Nasional 

Wamanews.id, 13 Oktober 2025 – Provinsi Sulawesi Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam ajang TPAKD Award 2025 yang digelar oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian), Sulsel dinobatkan sebagai salah satu dari lima provinsi terbaik penerima penghargaan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

Tak hanya di level provinsi, Kabupaten Maros turut menyumbang prestasi dengan meraih penghargaan TPAKD terbaik tingkat kabupaten/kota dan berhasil masuk 10 besar nasional. 

Pencapaian ini menegaskan peran aktif pemerintah daerah Sulsel dalam mendorong pemerataan akses keuangan bagi masyarakat hingga pelosok daerah.

TPAKD merupakan inisiatif strategis dari OJK yang dibentuk untuk mempercepat pemerataan akses keuangan di seluruh Indonesia. Program ini memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas keuangan nasional sekaligus mendukung pencapaian program prioritas pemerintah dalam Asta Cita.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengapresiasi pencapaian yang diraih oleh berbagai daerah, termasuk Sulawesi Selatan. 

Ia menekankan bahwa inklusi keuangan merupakan salah satu indikator penting bagi stabilitas ekonomi makro dan menjadi bagian integral dari RPJMN dan RPJMD. “Inklusi keuangan ini juga menjadi perhatian dunia, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa. 

Presiden Prabowo Subianto pun menyoroti isu ini saat kunjungan ke Belanda, karena sejalan dengan agenda global untuk memperluas akses keuangan,” ungkap Airlangga, Senin (13/10/2025).

Lebih lanjut, Airlangga menuturkan bahwa Presiden Prabowo mengapresiasi capaian TPAKD karena selaras dengan program Asta Cita, terutama dalam memperkuat ekonomi rakyat.

“Ke depan, TPAKD diharapkan mampu mendukung program prioritas seperti makan bergizi gratis, penguatan SDM sejak dini, serta koperasi Merah Putih yang akan digulirkan lebih cepat pada tahun depan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri, Mahendra Siregar, menambahkan bahwa OJK akan terus memperkuat peran TPAKD sebagai katalis pemerataan ekonomi nasional, terutama dalam pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Mahendra menyebut empat langkah strategis yang akan menjadi fokus TPAKD ke depan:

  1. Penguatan infrastruktur dan ekosistem keuangan digital, termasuk perluasan titik akses layanan keuangan di daerah.
  2. Peningkatan literasi dan inklusi keuangan, seiring dengan pendalaman sektor keuangan serta perlindungan konsumen.
  3. Menjaga keberlanjutan kegiatan TPAKD, agar program tetap efektif dan konsisten memberi manfaat nyata.
  4. Meningkatkan kapasitas SDM TPAKD, agar mampu beradaptasi dengan perubahan ekonomi dan inovasi keuangan digital.

“Dengan perencanaan yang baik dan sistem pemantauan transparan, setiap intervensi TPAKD bisa terus disempurnakan demi hasil yang maksimal,” ujar Mahendra.

Anggota Dewan Komisioner OJK, Friderica, menegaskan bahwa program TPAKD telah memberi dampak signifikan bagi masyarakat, terutama dalam memperluas akses layanan keuangan formal hingga pelosok desa.

Salah satu capaian konkret adalah program Kredit Pembiayaan Melawan Rentenir, yang telah menyalurkan Rp46,71 triliun kepada lebih dari 1,7 juta debitur di seluruh Indonesia. 

Selain itu, sektor pertanian juga mendapat dorongan kuat melalui penyaluran Rp3,71 triliun untuk lebih dari 80 ribu debitur.

Tak kalah penting, program Satu Rekening Satu Pelajar kini telah mencatat 58,32 juta rekening atau sekitar 87 persen dari total pelajar Indonesia. Sementara itu, program Laku Pandai telah menjangkau lebih dari 72 ribu desa, membantu 16 juta masyarakat untuk masuk ke sektor keuangan formal.

“TPAKD bukan sekadar program, tapi motor penggerak ekonomi daerah yang membangun fondasi ekonomi rakyat dari bawah,” ujar Friderica.

Penghargaan yang diterima Sulawesi Selatan menjadi bukti nyata keberhasilan sinergi antara pemerintah daerah, OJK, dan lembaga keuangan lokal dalam memperkuat fondasi inklusi keuangan.

Dengan prestasi ini, Sulsel bukan hanya menjadi provinsi berprestasi, tetapi juga contoh nasional dalam mengoptimalkan peran TPAKD menuju pemerataan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Penulis

Related Articles

Back to top button