Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Wajo

Sigap Hadapi Kekeringan, Tim SAR Batalyon C Pelopor Salurkan Air Bersih Untuk Warga Wajo

Wamanews.id, 22 September 2026 – Musim kemarau panjang yang masih melanda sebagian wilayah Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, menyebabkan warga di sejumlah desa mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Kondisi tersebut membuat aktivitas harian warga terganggu, terutama untuk kebutuhan minum, memasak, dan keperluan rumah tangga lainnya.

Menyikapi kondisi tersebut, Tim SAR Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan bersama Tim Terpadu Kabupaten Wajo bergerak cepat turun ke lapangan. Mereka kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan pada Minggu (20/09/2026).

Pendistribusian air bersih kali ini difokuskan pada dua wilayah yang terdampak cukup parah, yakni Desa Pakana di Kecamatan Tanasitolo dan Desa Pasaka di Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo. Kedua desa tersebut dalam beberapa pekan terakhir dilaporkan mengalami penurunan debit air sumur warga.

Dalam pelaksanaannya, personel Brimob bersama Tim Terpadu Kabupaten Wajo mendatangi langsung permukiman warga dengan membawa mobil tangki air. Air bersih kemudian disalurkan secara bergiliran kepada warga yang telah mengantre membawa jeriken dan wadah penampungan masing-masing.

Kehadiran personel di tengah-tengah masyarakat disambut antusias oleh warga. Pasalnya, bantuan air bersih ini sangat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga di tengah sulitnya mendapatkan air akibat kemarau yang berkepanjangan.

Kegiatan sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Selain menjalankan tugas pokok, Brimob juga berkomitmen untuk hadir sebagai garda terdepan dalam misi kemanusiaan.

Komandan Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Kompol Rudi Mandaka, S.H., menegaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya hadir dan membantu masyarakat, khususnya dalam situasi darurat yang membutuhkan respon cepat dan tindakan nyata di lapangan.

“Penyaluran air bersih ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Brimob di tengah masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga yang terdampak kekeringan. Kami juga akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam membantu masyarakat,” ungkap Kompol Rudi Mandaka.

Ia menambahkan, sinergitas antara Brimob, pemerintah daerah, BPBD, dan unsur terkait lainnya menjadi kunci penting dalam menghadapi dampak kekeringan. Kolaborasi ini diharapkan mampu memastikan bantuan tersalurkan secara merata dan tepat sasaran kepada warga yang paling membutuhkan.

Selain untuk memenuhi kebutuhan dasar, kegiatan penyaluran air bersih ini juga menjadi implementasi dari semangat Brimob Presisi yang mengedepankan pelayanan humanis, responsif, dan bermanfaat langsung bagi masyarakat. Brimob tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Selama proses pendistribusian air bersih berlangsung di dua lokasi tersebut, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Warga pun berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan selama musim kemarau masih berlangsung, mengingat kebutuhan air bersih masih menjadi persoalan utama di wilayah mereka.

Penulis

Related Articles

Back to top button