Rumah Terbakar Jelang Subuh di Wajo, Pasutri Lansia Andi Beddolo-Suhartini Tewas Terjebak Asap dan Api

Wamanews.id, 19 November 2025 – Peristiwa nahas menyelimuti Kelurahan Tempe, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, saat sebuah rumah di Jalan Lembu 1 Lorong 1 dilalap si jago merah jelang waktu Subuh. Musibah kebakaran yang terjadi pada Rabu (19/11/2025) sekitar pukul 04.00 Wita ini mengakibatkan hilangnya nyawa dua warga lanjut usia (lansia), yakni Andi Beddolo (70) dan istrinya, Suhartini (67).
Kapolsek Tempe, Candra Said Nur, mengonfirmasi insiden tersebut dan merincikan kronologi kejadian yang diawali oleh kepulan asap yang menarik perhatian warga sekitar.
Menurut keterangan kepolisian, api diketahui pertama kali oleh warga setempat yang sedang bersiap-siap untuk menunaikan salat Subuh berjemaah di masjid terdekat. Mereka sontak melihat asap tebal dan api mulai menjalar dari rumah pasutri lansia tersebut.
Detik-detik mencekam terjadi ketika Suhartini, sang istri, yang menyadari adanya kebakaran, bergegas masuk kembali ke dalam rumah. Tindakan ini diambilnya dalam upaya putus asa untuk menyelamatkan suaminya, Andi Beddolo, yang diketahui berada di dalam rumah dalam kondisi terbaring sakit dan membutuhkan pertolongan.
“Jemaah Suhartini masuk ke dalam rumahnya untuk berusaha menyelamatkan suaminya Andi Beddolo. Dia berada di dalam rumah terbaring sakit,” jelas AKP Candra Said Nur.
Sayangnya, waktu yang terlalu singkat antara penemuan api dan kecepatan jalarannya membuat upaya penyelamatan diri dan suami menjadi sia-sia. Kedua korban tidak berhasil keluar dan tewas terjebak di dalam kobaran api dan asap yang mematikan.
Warga sekitar yang menyaksikan tragedi tersebut langsung berteriak meminta bantuan dan secara gotong royong berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, sementara warga lainnya bergegas menghubungi pemadam kebakaran.
Respons cepat dari Dinas Pemadam Kebakaran Wajo segera tiba di lokasi.
“Api dapat dipadamkan setelah 4 unit mobil damkar melakukan pemadaman,” tambah Kapolsek.
Meskipun api akhirnya berhasil dipadamkan, pasutri Andi Beddolo dan Suhartini tidak dapat diselamatkan. Kedua jenazah korban telah dievakuasi, dan area tempat kejadian kini dalam pengawasan polisi untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kebakaran tragis ini, termasuk dugaan adanya korsleting listrik atau faktor lain. Kerugian materiil dari insiden ini juga diperkirakan cukup besar.







