Syukuran Nelayan Danau Tempe Kembali Digelar, Maccera Tappareng dan Lomba Perahu Jadi Daya Tarik

Wamanews.id, 13 Juni – Panitia Syukuran Nelayan Danau Tempe menggelar lomba perahu tradisional yang diikuti 16 perahu di Danau Tempe, Kabupaten Wajo, Sabtu (13/6/2026).
Perlombaan yang terbagi dalam tiga kelas itu menjadi bagian dari rangkaian pesta rakyat nelayan yang bertujuan mempererat solidaritas masyarakat bersama pemerintah sekaligus melestarikan kearifan lokal.
Sebelum lomba digelar, masyarakat lebih dahulu melaksanakan tradisi Maccera Tapparengpada Jumat (12/6/2026). Tradisi adat tersebut ditandai dengan penyembelihan seekor kerbau sebagai bentuk ungkapan syukur masyarakat nelayan.
Dalam prosesi tersebut, kepala kerbau menjadi bagian dari rangkaian ritual adat yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Pada hari pelaksanaan lomba, panitia bersama pemerintah juga menebarkan 80.000 ekor bibit ikan mas ke Danau Tempe sebagai upaya menjaga kelestarian sumber daya perikanan.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Wajo, Kapolres Wajo, camat, 16 lurah, serta sejumlah anggota DPRD Kabupaten Wajo.
Mengusung tema Melalui Pesta Rakyat Syukuran Nelayan Danau Tempe, Mari Tingkatkan Rasa Solidaritas Masyarakat Nelayan Bersama Pemerintah untuk Mewujudkan Rasa Cinta Kearifan Lokal Budaya Bangsa,” kegiatan ini diharapkan semakin mempererat silaturahmi antarmasyarakat nelayan, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan pemerintah.
Salah seorang masyarakat, Akbar, mengatakan Syukuran Nelayan Danau Tempe bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan masyarakat dalam menjaga tradisi dan kelestarian Danau Tempe.
“Harapan kami tradisi ini tetap dilestarikan karena menjadi identitas masyarakat nelayan sekaligus mempererat hubungan antarsesama,” katanya.







