Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

SulSelWajo

Krisis Anggaran Porprov XVIII Sulsel, 21 Cabor Ancam Mundur Massal

Wamanews.id, 17 Oktober 2026 – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026 yang akan digelar di Kabupaten Wajo dan Bone terancam tidak maksimal. Sebanyak 21 cabang olahraga (Cabor) di bawah naungan KONI Sulsel menyatakan menolak ambil bagian dalam ajang tersebut.

Penolakan massal ini dipicu oleh minimnya anggaran yang disiapkan oleh Pemerintah Provinsi melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel. Para cabor menilai dana yang diberikan jauh dari kebutuhan riil di lapangan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, rata-rata cabor hanya akan mendapatkan kucuran anggaran antara Rp75 juta hingga Rp80 juta saja. Jumlah tersebut dianggap hanya 20 persen dari total kebutuhan penyelenggaraan pertandingan.

Technical Delegate Cabor Panahan, Maulaa Yusuf, mengaku telah mengajukan kebutuhan anggaran sebesar Rp332 juta, namun yang disetujui Dispora hanya Rp80 juta.

“Dana ini tidak memadai dan tidak mencukupi untuk pelaksanaan pertandingan. Apalagi sarana dan prasarana pertandingan tuan rumah tidak memadai, jadi kami harus mengangkut perlengkapan sendiri,” kata Maulaa Yusuf, Senin (6/10/2026).

Maulaa Yusuf menegaskan pihaknya telah membuat sikap resmi terkait hal tersebut.

“Kami sudah membuat surat yang menyatakan bahwa kami tidak sanggup melaksanakan kegiatan. Surat ini sudah siap kami kirim ke KONI Sulsel dan Dispora Sulsel, dan kami tembuskan ke daerah penyelenggara,” tegas Maulaa Yusuf.

Keluhan serupa juga datang dari Technical Delegate Cabor Atletik, Ilham Munir. Ia menyebut telah mengajukan anggaran lebih dari Rp500 juta untuk Porprov, namun yang disetujui hanya Rp85 juta.

“Anggaran yang disetujui hanya Rp85 juta, ini jauh dari yang diharapkan dan dipastikan tidak akan bisa menutupi kebutuhan selama Porprov,” ungkap Ilham Munir.

Hingga berita ini diturunkan, Dispora Sulsel belum memberikan keterangan resmi terkait polemik anggaran tersebut. Jika tidak ada solusi, Porprov XVIII Sulsel Wajo-Bone 2026 yang seharusnya menjadi ajang pembinaan atlet menuju PON terancam sepi peserta dan menurunkan kualitas kompetisi olahraga tertinggi di Sulsel tersebut.

Penulis

Related Articles

Back to top button