Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Nasional

BBM Non-Subsidi Resmi Berubah! Cek Daftar Harga Pertamax, Shell, hingga Vivo Per 9 Maret 2026

Wamanews.id, 10 Maret 2026 – Gelombang fluktuasi harga energi global akibat tensi geopolitik internasional akhirnya berdampak pada papan harga di berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tanah air. Mulai Senin, 9 Maret 2026, pemerintah bersama seluruh operator penyedia BBM resmi menerapkan penyesuaian harga untuk kategori non-subsidi.

Langkah ini diambil mengikuti dinamika harga minyak mentah dunia yang terus bergerak dinamis. Tidak hanya PT Pertamina (Persero), operator swasta seperti Shell Indonesia, BP-AKR, hingga Vivo Energy Indonesia juga terpantau melakukan kalibrasi harga guna menjaga keberlangsungan pasokan energi di dalam negeri.

Di tengah kenaikan harga sejumlah jenis BBM, ada kabar baik bagi masyarakat luas. Pemerintah memberikan jaminan bahwa harga BBM jenis subsidi, yakni Pertalite (RON 90) dan Biosolar, tidak mengalami perubahan.

Hingga saat ini, Pertalite tetap dipatok pada harga Rp10.000 per liter, sementara Solar subsidi tetap berada di angka Rp6.800 per liter. Kebijakan ini merupakan bentuk intervensi pemerintah untuk melindungi daya beli masyarakat menengah ke bawah serta menjaga stabilitas biaya logistik dan transportasi umum yang sangat bergantung pada kedua jenis bahan bakar tersebut.

Bagi pengguna kendaraan pribadi yang menggunakan BBM non-subsidi, berikut adalah rincian harga terbaru yang berlaku efektif mulai hari ini di wilayah Jabodetabek (harga mungkin sedikit bervariasi di luar wilayah tersebut karena pajak daerah):

1. PT Pertamina (Persero)

  • Pertamax (RON 92): Rp12.300 per liter
  • Pertamax Green (RON 95): Rp12.900 per liter
  • Pertamax Turbo (RON 98): Rp13.100 per liter
  • Dexlite: Rp14.200 per liter
  • Pertamina Dex: Rp14.500 per liter

2. Shell Indonesia

  • Shell Super (RON 92): Rp12.390 per liter
  • Shell V-Power (RON 95): Rp12.930 per liter
  • Shell V-Power Diesel: Rp14.620 per liter

3. BP-AKR

  • BP 92: Rp12.390 per liter
  • BP Ultimate: Rp12.930 per liter
  • BP Ultimate Diesel: Rp14.620 per liter

4. Vivo Energy Indonesia

  • Revvo 92: Rp12.390 per liter
  • Revvo 95: Rp12.930 per liter
  • Diesel Primus: Rp14.610 per liter

Penyesuaian harga ini tidak lepas dari kondisi geopolitik di Timur Tengah yang kian memanas, yang secara langsung mengerek harga minyak mentah di pasar internasional. Sebagai negara yang masih mengimpor sebagian kebutuhan minyaknya, Indonesia harus menyesuaikan harga jual eceran agar tidak membebani neraca keuangan perusahaan penyedia energi.

Meski demikian, pemerintah terus memantau pergerakan ini secara ketat. Pengelolaan subsidi energi menjadi kunci utama agar inflasi tidak melonjak tajam. Stabilitas harga energi dinilai krusial karena dampak domino yang ditimbulkannya terhadap harga kebutuhan pokok di pasar.

Masyarakat diharapkan dapat bijak dalam memilih jenis bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan masing-masing agar performa mesin tetap terjaga di tengah fluktuasi harga yang terjadi. 

Penulis

Related Articles

Back to top button