Gol Penalti Romeny Bikin GBK Bergemuruh! Timnas Indonesia Unggul Atas China

Wamanews.id, 6 Juni 2025 – Timnas Indonesia kembali menorehkan hasil positif di laga Kualifikasi Piala Asia 2026 zona Asia. Kali ini, Ole Romeny menjadi aktor utama dalam kemenangan sementara Indonesia atas timnas China, setelah mencetak gol lewat titik penalti pada pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (5/6/2025).
Gol tersebut membawa Indonesia unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir dan memantapkan status Romeny sebagai mesin gol anyar Garuda.
Gol tunggal di babak pertama dicetak Ole Romeny di menit ke-45 melalui eksekusi penalti. Penalti diberikan setelah Ricky Kambuaya dijatuhkan pemain belakang China di kotak terlarang. Menariknya, wasit Rustam Lutfulin awalnya tidak meniup peluit, tetapi kemudian menghentikan pertandingan usai melihat Kambuaya kesakitan dan melakukan peninjauan ulang lewat VAR.
Setelah melihat tayangan ulang, wasit akhirnya menunjuk titik putih. Romeny yang tampil sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan penuh ketenangan. Sepakannya mengarah ke sisi kanan dan mengecoh kiper China, disambut sorakan membahana dari lebih dari 70 ribu suporter Merah Putih di stadion.
Gol ke gawang China ini melengkapi catatan impresif Ole Romeny sejak menjalani debut bersama timnas Indonesia. Pemain kelahiran Belanda yang resmi menjadi WNI pada 8 Februari 2025 itu sudah mencetak 3 gol dari 3 pertandingan berturut-turut:
- 1 gol saat debut vs Australia (Indonesia kalah 1-5)
- 1 gol penentu kemenangan vs Bahrain (1-0)
- 1 gol penalti vs China (unggul sementara 1-0)
Dalam waktu kurang dari tiga bulan berseragam Merah Putih, Romeny langsung jadi andalan lini serang skuat Garuda asuhan Patrick Kluivert.
Tak hanya Romeny yang mencuri perhatian, laga ini juga menjadi debut bagi kiper naturalisasi Emil Audero, yang dipercaya mengawal gawang menggantikan Maarten Paes yang absen karena akumulasi kartu.
Kluivert menerapkan formasi dinamis dengan kombinasi pemain naturalisasi dan lokal:
- Trio bek tengah: Jay Idzes, Justin Hubner, dan Rizky Ridho
- Sayap kiri dan kanan: Calvin Verdonk dan Yakob Sayuri
- Gelandang tengah: Thom Haye dan Joey Pelupessy
- Lini serang: Ole Romeny di ujung tombak, didukung Egy Maulana Vikri dan Ricky Kambuaya
Permainan pressing tinggi dan penguasaan bola efektif menjadi kunci dominasi Indonesia di babak pertama.
Atmosfer di GBK sangat luar biasa. Suporter yang hadir sejak sore hari memberikan dukungan penuh untuk skuat Garuda. Chant “Garuda di Dadaku” terus menggema, memberikan motivasi besar bagi para pemain.
Kemenangan atas China akan sangat krusial bagi peluang Indonesia untuk melaju ke putaran selanjutnya di Kualifikasi Piala Asia 2026. Dengan tambahan tiga poin, Indonesia akan bersaing ketat di puncak klasemen Grup C bersama tim kuat lain seperti Australia dan Bahrain.
Meski unggul sementara, pelatih Patrick Kluivert meminta para pemain tetap fokus dan tidak terlena. “China bukan lawan mudah. Mereka bisa mencetak gol balik dalam sekejap. Babak kedua akan sangat menentukan,” ujarnya dalam wawancara singkat jelang turun minum.
Jika performa konsisten ditampilkan sepanjang laga, bukan tidak mungkin Indonesia akan mencetak sejarah baru dengan lolos ke babak utama Piala Asia lewat kekuatan generasi emas hasil naturalisasi dan talenta lokal terbaik.







