Aksi Nyata Asta Cita: Bupati Wajo Andi Rosman Pimpin ‘Perang Lawan Sampah’ Sesuai Arahan Presiden Prabowo

Wamanews.id, 16 Februari 2026 – Pemerintah Kabupaten Wajo menunjukkan komitmen tinggi dalam menyelaraskan kebijakan daerah dengan agenda pembangunan nasional. Pada Jumat (13/2/2026), Bupati Wajo, Andi Rosman, turun langsung memimpin aksi kerja bakti massal di seluruh lini pemerintahan daerah. Langkah ini diambil sebagai respons cepat dan konkret atas instruksi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan penguatan kebersihan lingkungan secara masif di seluruh penjuru tanah air.
Kegiatan yang melibatkan ribuan personel ini dimulai dengan apel pagi di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Calaccu, Sengkang. Suasana gotong royong tampak kental saat jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta elemen masyarakat berkumpul membawa peralatan kebersihan untuk memulai “perang melawan sampah”.
Dalam berbagai kesempatan, termasuk Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) beberapa waktu lalu, Presiden Prabowo Subianto secara tegas menyerukan agar pemerintah daerah tidak hanya terjebak dalam urusan administratif, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk membangun budaya bersih. Agenda ini merupakan bagian integral dari Asta Cita, khususnya dalam poin peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pelayanan publik.
Bupati Andi Rosman, didampingi oleh unsur Forkopimda serta Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Wajo, Andi Hasanuddin, melakukan peninjauan ke sejumlah titik strategis di Kota Sengkang. Tak sekadar memantau, Bupati juga memastikan proses penataan area publik berjalan optimal.
“Kegiatan hari ini adalah implementasi langsung dari arahan Bapak Presiden Prabowo. Beliau menginginkan seluruh daerah bergerak serentak untuk menciptakan lingkungan yang lebih manusiawi, bersih, dan berkelanjutan,” ujar Andi Rosman di sela-sela pembersihan drainase di sekitar RTH Calaccu.
Bagi Andi Rosman, kerja bakti massal ini tidak boleh hanya dipandang sebagai agenda rutin atau sekadar “menggugurkan kewajiban” seremonial. Ia menekankan bahwa kebersihan adalah fondasi dari masyarakat yang sehat dan nyaman, yang pada akhirnya akan berdampak pada produktivitas warga Wajo.
“Ini bukan sekadar rutinitas, melainkan komitmen bersama untuk menciptakan Wajo yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warganya. Kami ingin membangun mentalitas gotong royong yang kuat di setiap lini,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Wajo memang dikenal sebagai salah satu daerah di Sulawesi Selatan yang paling sigap dalam merespons kebijakan pusat. Sebelumnya, kepemimpinan Andi Rosman juga sempat menuai apresiasi dari Presiden atas kontribusi nyata dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Kini, fokus tersebut diperluas mencakup ketahanan lingkungan.
Fokus Utama Kerja Bakti Massal Wajo 2026:
- Pembersihan Drainase: Mengantisipasi potensi genangan dan banjir di area pemukiman.
- Penataan RTH: Memastikan area publik seperti RTH Calaccu tetap estetik dan layak huni.
- Edukasi Warga: Melibatkan masyarakat sekitar agar tidak membuang sampah sembarangan.
- Sinkronisasi Agenda: Memastikan program daerah selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo.
Ke depannya, Pemerintah Kabupaten Wajo berencana untuk menjadikan aksi kerja bakti massal ini sebagai agenda berkala. Peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur hijau menjadi target utama dalam kalender pembangunan daerah tahun 2026.
“Dengan semangat gotong royong ini, kita ingin terus mendukung visi pemerintahan pusat untuk Indonesia yang lebih bersih dan berkelanjutan. Wajo harus menjadi contoh daerah yang tanggap terhadap isu lingkungan,” tandas Andi Rosman menutup pernyataannya.
Aksi ini diharapkan dapat memicu semangat serupa di tingkat kecamatan hingga desa di seluruh Kabupaten Wajo, sehingga budaya bersih benar-benar mengakar dari bawah.







