Pekan Raya Pemuda Sulsel Dan Tudang Sipulung Resmi Digelar di Pakui Sayang Makassar

Wamanews.id, 22 Oktober 2026 – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sulawesi Selatan akan menggelar hajatan besar kepemudaan bertajuk Pekan Raya Pemuda Sulsel & Tudang Sipulung 2026.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada Jumat-Sabtu, 23-24 Oktober 2026. Lokasi pelaksanaan dipusatkan di Taman Pakui Sayang, Kota Makassar.
Tahun ini, kegiatan mengusung tema utama “Pemuda Bergerak, Sulsel Maju & Berkarakter”. Tema tersebut menjadi semangat untuk mendorong peran aktif pemuda dalam pembangunan daerah.
Berdasarkan poster resmi yang dirilis akun @pekanrayapemudasulsel, acara ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-357 Sulawesi Selatan. Sejumlah unsur kebudayaan Bugis-Makassar akan ditampilkan sebagai identitas lokal.
Pekan Raya Pemuda ini digambarkan sebagai ruang pertemuan gagasan, kolaborasi, dan silaturahmi antar pemuda se-Sulawesi Selatan. Pemerintah ingin memperkuat semangat kebersamaan lintas organisasi kepemudaan (OKP), komunitas, dan pelajar.
Konsep Tudang Sipulung yang berarti “duduk bersama” menjadi inti dari kegiatan ini. Tradisi khas Sulsel tersebut diadopsi sebagai forum musyawarah untuk menyatukan visi pemuda dalam membangun daerah yang lebih maju.
Dispora Sulsel menargetkan ribuan pemuda akan hadir dan berpartisipasi aktif. Selain forum diskusi, kegiatan juga akan diramaikan dengan pameran kreatif, pertunjukan seni budaya, dan expo kepemudaan.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi dijadwalkan akan hadir membuka acara. Keduanya selama ini aktif mendorong sinergi pemerintah dengan komunitas pemuda.
Masyarakat umum, khususnya generasi muda, diundang untuk menjadi bagian dari semangat kebersamaan tersebut. Kehadiran pemuda diharapkan tidak hanya sebagai penonton, tetapi sebagai penggerak perubahan.
Melalui Pekan Raya Pemuda Sulsel & Tudang Sipulung 2026, Pemprov Sulsel berharap dapat melahirkan pemuda yang berdaya saing, berkarakter, dan berdampak nyata bagi kemajuan Sulawesi Selatan.







