Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Nasional

Meta Resmi Luncurkan Fitur Berbayar ‘Plus’ untuk Instagram, Facebook, dan WhatsApp, Segini Tarifnya! 

Wamanews.id, 29 Mei 2026 – Raksasa teknologi Meta secara resmi memulai babak baru dalam peta bisnis media sosial global. Setelah melalui masa uji coba selama beberapa bulan, perusahaan yang dipimpin oleh Mark Zuckerberg ini mulai menerapkan model layanan berlangganan atau berbayar bagi pengguna Facebook, Instagram, dan WhatsApp yang ingin menikmati fitur-fitur eksklusif melalui paket bertajuk “Plus”.

Langkah strategis ini menandai pergeseran besar dalam lanskap industri digital. Jika selama ini miliaran pengguna di seluruh dunia terbiasa menikmati ekosistem Facebook, Instagram, dan WhatsApp secara cuma-cuma, kini Meta menawarkan opsi premium demi menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih personal dan eksklusif di tengah ketatnya persaingan platform media sosial.

Berdasarkan kebijakan tarif yang dirilis oleh Meta, biaya bulanan untuk menikmati fitur premium ini bervariasi tergantung pada platform yang dipilih. Untuk layanan WhatsApp Plus, pengguna dikenakan biaya sebesar USD 2,99 atau setara dengan kisaran Rp53.000 per bulan menggunakan konversi kurs saat ini.

Sementara itu, bagi pengguna yang ingin mengaktifkan fitur premium di Instagram Plus dan Facebook Plus, Meta mematok tarif langganan yang sedikit lebih tinggi, yakni sebesar USD 3,99 atau berkisar Rp71.000 per bulan. Penting untuk dicatat oleh pengguna di Indonesia bahwa nominal tarif bulanan ini dapat berfluktuasi secara berkala, mengikuti perkembangan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar reguler.

Dalam penerapannya, Meta secara cerdas membedakan fokus fungsionalitas fitur premium di tiap-tiap aplikasi agar tepat sasaran. Layanan Instagram Plus dan Facebook Plus lebih diarahkan untuk memenuhi kebutuhan ekspresi sosial serta mendongkrak citra personal (personal branding). Sebaliknya, WhatsApp Plus murni menonjolkan aspek kenyamanan berkomunikasi.

Di dalam ekosistem Instagram Plus, para pelanggan premium akan dimanjakan dengan sejumlah fitur mutakhir, antara lain:

  • Melihat jumlah total orang yang menonton ulang (rewatch) tayangan Instagram Story mereka.
  • Membuat daftar kelompok audiens baru yang lebih banyak di luar fitur Close Friends.
  • Memperpanjang durasi penayangan Story melampaui batas normal 24 jam.
  • Menonton Insta Story akun lain secara rahasia tanpa memunculkan nama di daftar penonton (viewers).
  • Mengunggah postingan langsung ke halaman profil tanpa perlu menampilkannya di halaman feedpengikut (followers).

Meta juga menyisipkan kosmetik digital, mulai dari reaksi animasi Super Heart untuk Story, ikon aplikasi yang bisa diubah, pilihan font khusus bio, hingga jatah sematan (pin) ekstra di halaman profil. Sementara itu, bagi pengguna WhatsApp Plus, kenyamanan personal ditingkatkan lewat hadirnya tema aplikasi eksklusif, nada dering (ringtone) khusus, penambahan kuota ruang obrolan yang disematkan, hingga akses ke stiker premium.

Head of Product Meta, Naomi Gleit, menegaskan bahwa inovasi ini tidak akan berhenti di sini. Perusahaan berkomitmen untuk terus menggelontorkan deretan fitur baru ke depannya. Lebih dari itu, Meta tengah mempersiapkan paket langganan yang jauh lebih besar dan terintegrasi di bawah satu payung ekosistem bernama Meta One.

Paket komprehensif Meta One ini sengaja dirancang untuk memenuhi kebutuhan para kreator konten profesional, pelaku bisnis, serta pengguna intensif teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Meskipun layanan dasar Meta AI tetap dapat diakses secara gratis oleh publik, pelanggan berbayar Meta One akan mendapatkan hak istimewa berupa kemampuan penalaran AI yang jauh lebih mendalam, serta kuota yang jauh lebih besar untuk memproduksi gambar dan video berbasis kecerdasan buatan.

Meta One nantinya akan dilepas ke pasar dalam dua opsi tingkatan: versi Plus dengan harga USD 7,99 per bulan, dan versi Premium berkekuatan penuh seharga USD 19,99 per bulan. Agenda uji coba perdana untuk paket terintegrasi ini dijadwalkan akan bergulir mulai bulan depan secara terbatas di tiga negara, yaitu Singapura, Guatemala, dan Bolivia, sebelum akhirnya dilepas secara global ke negara lainnya termasuk Indonesia. 

Penulis

Related Articles

Back to top button