Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

SulSel

Sosok Awhin Sanjaya, Pembalap Nasional Asal Luwu Utara yang Tutup Usia di SCP 2025

Wamanews.id, 16 Desember – Pembalap nasional asal Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Awhin Sanjaya, meninggal dunia usai mengalami kecelakaan saat mengikuti ajang Sumatera Cup Prix (SCP) 2025 di Jambi. Kepergian Awhin meninggalkan duka mendalam, tak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi dunia balap nasional yang kehilangan sosok pembalap muda berprestasi.

Awhin dikenal telah menekuni dunia balap sejak usia sangat muda. Sahabat almarhum, Alfrijal, mengungkapkan bahwa Awhin mulai terjun ke lintasan balap sejak berusia 12 tahun, bahkan sejak masih duduk di bangku sekolah dasar (SD). Ketertarikan tersebut tumbuh dari sang ayah yang gemar dengan dunia otomotif.

“Bapaknya itu bukan pembalap, tapi suka motor. Dia ajar ini Awhin balap sejak SD, bahkan saat itu masih dipegangkan motornya kalau mau balapan,” kata Alfrijal.

Menurut Alfrijal, Awhin ditempa dengan disiplin tinggi sejak awal menekuni dunia balap. Ia menyebut sang ayah tak segan memberikan teguran keras jika Awhin melakukan kesalahan di lintasan atau gagal meraih hasil maksimal.

“Kalau tidak juara biasa atau ada kesalahannya biasa di arena, langsung dimarahi sama bapaknya, itu kasi jadi besar dia,” ungkapnya.

Selain dikenal disiplin, Awhin juga dikenal sebagai sosok yang ramah dan rendah hati. Ia disebut kerap menyapa dan berbagi ilmu dengan sesama pembalap, termasuk kepada pembalap yang lebih muda.

“Baik, suka sapaki kalau ketemu, suka kasi masukan kalau masalah balap, biasa kalau balapan suka sekali sapa pedok-pedok orang lain,” beber Alfrijal.

Ia menambahkan, rumah duka Awhin kini dipenuhi keluarga dan kerabat yang menanti kepulangan almarhum.

“Saking baiknya itu, rumahnya di atas sudah dipenuhi temannya dan keluarga yang menunggu kedatangan almarhum,” katanya.

Awhin juga berasal dari keluarga yang lekat dengan dunia balap. Dari tiga bersaudara, dua adik laki-lakinya juga menekuni profesi sebagai pembalap.

“Cuma adiknya yang perempuan bukan pembalap, kalau dua adik lelakinya atas nama Awid sama Afhil pembalap semua,” ujar Alfrijal.

Sepanjang kariernya, Awhin Sanjaya mencatat sejumlah prestasi di tingkat nasional hingga internasional. Ia pernah menjadi juara umum di berbagai ajang balap, menjuarai PON XX Papua 2021, serta mencatat prestasi di Asia Road Race Championship.

“Kalau balapan di Palopo dia terus juara umum, pernah juara PON XX Papua tahun 2021, sama pernah juara Asia road race championship, saya lupa tahun berapa,” tuturnya.

Diketahui, Awhin meninggal dunia saat mengikuti final SCP 2025 di Zabaq National Circuit, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, Minggu (14/12/2025). Ia diduga terjatuh di lintasan dan kemudian terlindas oleh pembalap lain.

“Dia jatuh saat balapan di Sumatera, kemudian ada beberapa pembalap lainnya dari yang ikut melindas,” kata pihak keluarga, Muhaemina

Atas kepergian Awhin Sanjaya, Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim turut menyampaikan belasungkawa dan menyebut almarhum sebagai pembalap daerah yang telah mengharumkan nama Luwu Utara di tingkat nasional.

Penulis

Related Articles

Back to top button