5 Penyakit Berbahaya yang Sering Muncul Saat Musim Pancaroba

Wamanews.id, 14 Mei 2025 – Cuaca kini sedang memasuki musim pancaroba, yaitu masa transisi dari satu musim ke musim lainnya. Meski terdengar sepele, perubahan cuaca yang cepat ini bisa berdampak besar pada kesehatan tubuh. Jika tak diantisipasi, pancaroba dapat memicu munculnya berbagai penyakit yang mengintai tanpa ampun.
Menurut dr. S Dian Rachmawati, Sp.GK, spesialis gizi klinik, pergantian musim membuat tubuh harus terus beradaptasi. Hal ini melemahkan sistem imun dan memudahkan virus serta bakteri menyerang. “Perubahan suhu yang ekstrem membuat tubuh bekerja ekstra untuk beradaptasi. Saat sistem kekebalan melemah, risiko terkena penyakit meningkat tajam,” jelas dr. Dian dalam webinar Easy Access for Healthy Lifestyle with Halodoc and Rejuve.
Berikut ini adalah 5 jenis penyakit yang paling sering menyerang saat musim pancaroba:
1. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)
ISPA menjadi salah satu penyakit paling umum di masa pancaroba. Perubahan suhu yang drastis memperbesar risiko batuk, pilek, hingga bronkitis. Gejalanya sering dianggap ringan, tapi jika dibiarkan, bisa berkembang menjadi serius.
2. Demam Berdarah Dengue (DBD)
Musim pancaroba sering kali disertai hujan tak menentu yang menyebabkan genangan air—tempat ideal bagi nyamuk Aedes aegypti berkembang biak. DBD bisa berakibat fatal jika tidak ditangani dengan cepat. Waspadai gejala seperti demam tinggi mendadak, nyeri otot, dan ruam.
3. Eksim dan Penyakit Kulit
Kelembapan udara yang tidak stabil memicu iritasi kulit, terutama bagi yang memiliki kulit sensitif. Eksim bisa kambuh dengan gejala gatal, kemerahan, dan peradangan kulit.
4. Gangguan Pencernaan
Perubahan pola makan selama musim pancaroba serta konsumsi makanan tidak higienis bisa menyebabkan diare, mual, hingga infeksi saluran cerna.
5. Heatstroke
Saat suhu tiba-tiba meningkat secara ekstrem, tubuh rentan mengalami dehidrasi dan overheating, yang dapat menyebabkan heatstroke. Kondisi ini berbahaya dan membutuhkan penanganan segera.
Tak hanya penyakit fisik, dr. Dian juga menyebutkan bahwa musim pancaroba bisa memicu gangguan suasana hati hingga gejala depresi ringan. Hal ini terjadi akibat tekanan adaptasi tubuh terhadap cuaca yang berubah-ubah, serta pengaruh dari kualitas udara yang buruk.
Tips Jaga Daya Tahan Tubuh Saat Musim Pancaroba
Agar tetap sehat dan fit di tengah cuaca yang tak menentu, berikut beberapa langkah yang bisa diterapkan:
- Konsumsi makanan bergizi seimbang
- Penuhi kebutuhan cairan tubuh, minimal 8-10 gelas air per hari
- Perhatikan kualitas udara dan gunakan masker saat beraktivitas di luar
- Kurangi stres dan cukup tidur 6-8 jam setiap hari
- Rutin olahraga ringan 30-45 menit, 3-5 kali per minggu
- Cuci tangan secara berkala dan jaga kebersihan diri
- Lakukan vaksinasi dan konsumsi suplemen jika diperlukan
Menghadapi musim pancaroba memang butuh kesiapan ekstra. Namun dengan pola hidup sehat dan kesadaran menjaga imun tubuh, risiko terserang penyakit bisa ditekan semaksimal mungkin.
Jangan tunggu sampai sakit, lebih baik mencegah daripada mengobati. Yuk, mulai hidup sehat dari sekarang!







