Daftar Pekerjaan PNS Paling Diburu di Seleksi CPNS 2025, Siapkan Dirimu Sekarang

Wamanews.id, 26 Juli 2025 – Antusiasme masyarakat terhadap seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) selalu tinggi, dan tahun 2025 mendatang diperkirakan tidak akan berbeda. Sembari menunggu pengumuman resmi pembukaan pendaftaran, ada baiknya calon pelamar memahami profesi-profesi PNS apa saja yang paling dibutuhkan dan berpotensi menjadi incaran utama dalam seleksi CPNS 2025.
Data dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat, pada penutupan pendaftaran CPNS 2024 per 11 September 2024, total pelamar mencapai 3.872.844 orang. Dari jumlah tersebut, 3.321.312 pendaftar berhasil menyelesaikan proses pendaftaran mereka. Statistik ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan untuk menjadi seorang PNS.
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menjadi instansi dengan pendaftar terbanyak pada 2024, dengan 568.257 pelamar untuk 9.070 formasi. Di sisi lain, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan mencatat jumlah pelamar terendah, yakni 391 orang dari 65 formasi.
Melihat animo pelamar pada CPNS 2024, beberapa instansi pusat menjadi magnet bagi para pencari kerja. Ini bisa menjadi cerminan profesi yang diminati dan memiliki kebutuhan formasi besar:
- Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manasi (Kemenkumham)
- Formasi: 9.070
- Pelamar: 568.257
- Kementerian Agama
- Formasi: 20.772
- Pelamar: 329.222
- Kementerian Kesehatan
- Formasi: 8.607
- Pelamar: 106.950
- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)
- Formasi: 4.215
- Pelamar: 87.440
- Kejaksaan Agung
- Formasi: 9.694
- Pelamar: 80.929
Data tambahan juga menunjukkan bahwa Kemendikbudristek menerima 88.185 pendaftar, dan Kementerian Agama (melalui pembukaan pendaftaran terpisah) mencapai 411.194 pendaftar.
Mengacu pada tren kebutuhan pemerintah dan tingginya minat pada seleksi sebelumnya, laman jadiasn.go.id telah merangkum 10 pekerjaan PNS yang diprediksi akan paling banyak dicari pada seleksi CPNS 2025.
Profesi-profesi ini umumnya berada di instansi yang juga memiliki jumlah pelamar tinggi di tahun sebelumnya:
- Guru dan Tenaga Kependidikan: Profesi ini selalu menjadi tulang punggung pendidikan bangsa. Dengan jumlah sekolah dan instansi pendidikan yang luas, kebutuhan akan guru dan tenaga kependidikan akan tetap tinggi.
- Tenaga Kesehatan: Tenaga kesehatan seperti dokter, perawat, dan ahli gizi sangat fundamental untuk menjamin hak dasar kesehatan masyarakat. Pemerintah akan terus membuka formasi di sektor ini.
- Hakim: Sebagai bagian dari lembaga yudikatif, hakim memiliki peran vital dalam penegakan hukum dan keadilan. Profesi ini berada di bawah naungan Mahkamah Agung.
- Jaksa: Berada di ranah hukum juga, jaksa adalah profesi di bawah naungan Kejaksaan Agung yang bertugas dalam penuntutan.
- Camat: Jabatan camat adalah posisi strategis di pemerintahan daerah yang memerlukan kualifikasi dan penunjukan khusus dari kepala daerah.
- Analis Kebijakan: Profesi ini ada di berbagai kementerian dan lembaga. Tugasnya melibatkan analisis mendalam terhadap isu-isu publik, pengolahan data, dan perumusan rekomendasi kebijakan yang objektif dan berbasis data.
- Pemeriksa Keuangan / Auditor: Auditor PNS, yang seringkali bernaung di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), berperan krusial dalam memastikan akuntabilitas dan efisiensi penggunaan anggaran negara.
- Penyuluh Pertanian: Dengan fokus pemerintah pada kemandirian pangan, profesi penyuluh pertanian menjadi sangat strategis untuk membimbing petani meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian.
- Pengemudi Alat Berat: Ini adalah formasi teknis yang sering dibutuhkan, bahkan dapat diisi oleh pelamar dengan latar belakang pendidikan minimal Sekolah Menengah Atas (SMA).
- Petugas Keamanan Tahanan: Kebutuhan akan petugas keamanan tahanan di bawah Kemenkumham terbukti tinggi, mengingat fungsinya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di fasilitas pemasyarakatan.
Daftar profesi ini bisa menjadi bekal awal bagi Anda yang bercita-cita menjadi PNS di tahun 2025. Manfaatkan waktu yang ada untuk mempersiapkan diri secara optimal, mulai dari memperdalam ilmu, melatih kemampuan tes, hingga menyiapkan dokumen yang relevan. Selalu pantau informasi resmi dari BKN dan Kemenpan RB untuk mendapatkan update terbaru mengenai jadwal dan persyaratan pendaftaran.







