Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

SulSel

Sinergi Disdik & Dinkes Sulsel: Ribuan Pelajar Akan Jalani Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Wamanews.id, 1 Juli 2025 – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui Dinas Pendidikan sedang merancang program komprehensif untuk meningkatkan derajat kesehatan pelajar di wilayahnya. 

Kolaborasi strategis dengan Dinas Kesehatan Sulsel akan segera terwujud dalam bentuk pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh peserta didik di semua tingkatan sekolah, baik negeri maupun swasta. Langkah ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini dan promosi kesehatan yang dilakukan langsung di lingkungan sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, Iqbal Najamuddin, mengungkapkan bahwa koordinasi intensif telah dilakukan dengan Dinas Kesehatan untuk mematangkan mekanisme dan teknis pelaksanaan di lapangan. 

“Kalau di Disdik, khusus di Provinsi, kita persiapkan ke semua sekolah untuk melaksanakan ini dan kita sudah koordinasi dengan Dinas Kesehatan. Artinya nanti model dan mekanismenya bisa dilakukan langsung di sekolah. Nanti kita atur bersama,” kata Iqbal pada Senin, 30 Juni 2025.

Fokus utama dari program ini adalah memastikan pemerataan akses terhadap layanan kesehatan bagi seluruh siswa. Iqbal menekankan bahwa teknis pelaksanaan akan diatur secara detail oleh Dinas Kesehatan di masing-masing kabupaten/kota, disesuaikan dengan karakteristik wilayah.

 “Misalnya jadwalnya di sekolah-sekolah SMA, sekolah ini dan itu, akan kita atur. Intinya bahwa semua anak-anak akan diprioritaskan untuk dilakukan pemeriksaan secara instan dan gratis di sekolah,” jelasnya. Ini menunjukkan komitmen untuk memastikan tidak ada siswa yang terlewat dari program ini.

Menjawab pertanyaan mengenai lokasi pelaksanaan, Iqbal dengan tegas menyatakan bahwa skema pemeriksaan langsung di sekolah dinilai jauh lebih efektif dibandingkan jika siswa harus datang ke puskesmas. “Kalau saya sarankan, lebih efektif langsung ke sekolah, karena anak-anak berkumpul di sekolah. Tidak mungkin semua ke puskesmas. 

Tapi kalau ingin secara masif dan menyeluruh, bisa dilakukan langsung di sekolah dengan melibatkan tenaga kesehatan,” paparnya. Konsep ini akan sangat membantu mengurangi beban transportasi dan waktu bagi siswa serta orang tua, sekaligus memudahkan tenaga kesehatan dalam menjangkau populasi pelajar secara massal.

Program ini akan mencakup seluruh sekolah di Sulsel, tidak membedakan antara sekolah negeri dan swasta. Ini adalah bentuk kesetaraan dalam pelayanan publik. Mekanisme kerja sama akan dibangun antara masing-masing sekolah dengan puskesmas setempat. 

“Untuk sekolah negeri maupun swasta, akan kita buatkan pengaturan teknis. Sekolah bekerja sama dengan puskesmas setempat. Modelnya bisa fleksibel, apakah siswa ke puskesmas atau petugas kesehatan yang datang ke sekolah,” tambah Iqbal. Fleksibilitas ini penting untuk mengoptimalkan sumber daya dan menyesuaikan dengan kondisi lokal.

Iqbal juga mengakui adanya tantangan terkait ketersediaan peralatan medis. Ia menyatakan bahwa jika ada alat kesehatan tertentu yang tidak memungkinkan untuk dibawa ke sekolah karena ukuran, kompleksitas, atau kebutuhan listrik, maka skema alternatif tetap terbuka. 

Dalam kasus tersebut, siswa yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut atau menggunakan alat khusus dapat diarahkan untuk datang ke fasilitas kesehatan terdekat. Pendekatan pragmatis ini memastikan bahwa kualitas dan kelengkapan pemeriksaan tetap terjaga, tanpa mengabaikan aspek kepraktisan.

Program pemeriksaan kesehatan gratis di sekolah ini merupakan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia Sulawesi Selatan. Dengan kesehatan yang terdeteksi dan terjaga sejak dini, diharapkan para pelajar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, mampu menyerap pelajaran dengan baik, dan kelak menjadi generasi penerus yang produktif. 

Sinergi antara Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan ini menjadi contoh bagaimana kolaborasi antarlembaga dapat menghasilkan program yang berdampak luas dan positif bagi masyarakat.

Penulis

Related Articles

Back to top button